Artikel Ilmiah : A1D015069 a.n. M. HILAL AJI SURYONO

Kembali Update Delete

NIMA1D015069
NamamhsM. HILAL AJI SURYONO
Judul ArtikelPERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium
ascalonicum L.) DARI BERBAGAI NILAI EC (ELECTRICAL CONDUCTIVITY)
DAN MACAM MEDIA SECARA HIDROPONIK
Abstrak (Bhs. Indonesia)Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak
dikonsumsi manusia sebagai campuran bumbu masak setelah cabe. Bawang merah
mempunyai prospek pasar yang baik sehingga termasuk dalam komoditas unggulan
nasional. Bawang merah merupakan komoditas yang strategis, karena sebagian besar
masyarakat Indonesia membutuhkannya sehingga mempengaruhi perekonomian.
Penerapan sistem hidroponik budidaya bawang merah ini dilakukan untuk mengetahui
seberapa besar potensi hidroponik untuk tanaman bawang merah. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil hidroponik bawang merah dari berbagai nilai
EC dan macam media tanam.
Penelitian dilaksanakan di Screen House Pondok Pesantren Darul Qur’an Karang
Tengah, Kecamatan Baturaden dan laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas
Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Karawangkal, Kecamatan Purwokerto Utara,
Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanakan bulan Oktober 2018
sampai Januari 2019. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Petak Terbagi
(Split Plot Design) yang menggunakan rancangan dasar RAK dengan nilai EC sebagai
petak utama dan media sebagai anak petak. Nilai EC yang digunakan terdiri dari 3
tingkatan yaitu 1 mS/cm, 2 mS/cm, dan 3 mS/cm serta media yang digunakan terdiri dari
3 macam yaitu arang sekam, cocopeat, dan pasir. Variabel yang diamati meliputi tinggi
tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi, diameter umbi, berat setiap umbu
segar, berat setiap umbi kering, berat umbi segar rumpun-1, dan berat umbi kering
rumpun-1.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan larutan nutrisi AB mix
dengan EC 1 mS cm-1, EC 2 mS cm-1, EC 3 mS cm-1 menunjukkan pertumbuhan dan hasil
yang tidak berbeda. (2) Media tanam arang sekam menunjukkan tanaman tertinggi yaitu
sebesar 36,47 cm, jumlah daun sebesar 23,04 helai, dan berat umbi segar rumpun-1 sebesar
12,2 g. Media tanam pasir menunjukkan diameter umbi tertinggi sebesar 0,99 cm, dan
berat setiap umbi kering sebesar 1,07 g. (3) Pengaruh interaksi hanya dijumpai pada hasil
yang berupa berat umbi kering rumpun-1. Pada media arang sekam hasil berat umbi kering
rumpun-1 tertinggi pada EC 1 mS cm-1 dengan angka sebesar 9,28 g, yang tidak berbeda
dengan media pasir pada EC 2 mS cm-1 dengan angka sebesar 8,69 g
Abtrak (Bhs. Inggris)Shallot is one of the many horticultural commodities consumed by humans as a
spice mixture after chilli. Shallots have good market prospects so it is included in
the national flagship commodity. Shallots are a strategic commodity, as most
Indonesians need it to influence the economy.The application of the shallot
cultivation hydroponic system was carried out to determine the great potential of
hydroponics for shallot plants. The research aims to determine the growth and
results of hydroponics of shallots of various EC values and kinds of planting media.
The research was conducted at the Screen House of Darul Qur'an Islamic
Boarding School, Karang Tengah, Baturaden District and Agronomy and
horticultural laboratories Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University,
Karangwangkal, District North Purwokerto, Banyumas Regency, Central
Java. The research was held in October 2018 to January 2019. This research was
conducted using Split Plot Design that uses the basic design of RAK with EC value
as the main tile and media as sub plot. The value of EC used consists of 3 levels
namely 1 mS/cm, 2 mS/cm, and 3 mS/cm and the media used consist of 3 kinds of
charcoal husk, cocopeat, and sand. Variables observed include plant height,
number of leaves, number of tillers, number of tuber, tuber diameter, fresh each
tuber weight, dried each tuber weight, fresh tuber weight clumps-1, and dried tuber
weight clumps-1.
The results showed that: (1) The application of AB nutrient Solution mix
with EC 1 mS cm-1, EC 2 mS cm-1, EC 3 mS cm-1 showed no different growth and
results. (2) Planting charcoal husk shows the highest crop of 36.47 cm, the number
of leaves are 23.04 strands, and the fresh tuber weight of clump-1 amounted to 12.2
g. Sand planting Media showed the highest diameter of 0.99 cm, and the weight of
each dry tuber amounted to 1.07 g. (3) Interaction effect was only found on the
result of the heavy dry tuber-1. At the charcoal media husk heavy result of dried
clump-1 highest in EC 1 mS cm-1 with a figure of 9.28 g, which is no different from
the sand media at EC 2 mS cm-1 with a figure of 8.69 g.
Kata kuncibawang merah, hidroponik, media, EC (electrical conductivity)
Pembimbing 1Ir. Eny Rokhminarsi, M.P.
Pembimbing 2Dr. Ir. Heru Adi Djatmiko M.P.
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2019-11-14 21:22:40.422062
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.