Artikel Ilmiah : G1I014038 a.n. ANGGER WIDOROTAMA

Kembali Update Delete

NIMG1I014038
NamamhsANGGER WIDOROTAMA
Judul ArtikelHUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI DENGAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT PENCAK SILAT
PADA UKM PENCAK SILAT UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Abstrak

HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI DENGAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT PENCAK SILAT
PADA UKM PENCAK SILAT UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

Angger Widorotama

Latar Belakang : Tendangan Sabit merupakan jenis tendangan yang sering digunakan di pertandingan pencak silat. Dalam melakukan tendangan sabit dibutuhkan komponen kecepatan supaya tendangan dapat dengan cepat masuk ke sasaran pada lawan, untuk mendapatkan tendangan sabit yang berkualitas dibutuhkan komponen power otot tungkai. Power otot tungkai dimanfaatkan untuk menunjang daya ledak otot yang berkontraksi dan persendian yang bekerja pada saat melakukan tendangan sabit. selain power otot tungkai, panjang tungkai berfungsi untuk mencapai sasaran dengan jangkauan yang jauh dalam melakukan tendangan sabit.
Metodologi Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional untuk mencari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Faktor yang dihubungkan power otot tungkai yang diukur dengan menggunakan tes standing board jump dan panjang tungkai yang diukur dengan menggunakan pita ukur terhadap kecepatan tendangan sabit yang diukur dengan menggunakan tes kecepatan tendangan selama 10 detik. Penelitian ini menggunakan sampel dari UKM pencak silat UNSOED diambil dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 33 orang. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji linieritas dan uji homogenitas serta pengujian hipotesis menggunakan rumus korelasi product moment dan korelasi berganda.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dengan kecepatan tendangan sabit kanan dengan nilai korelasi sebesar 0,745. (2) Ada hubungan yang signifikan antara panjang tungkai dengan kecepatan tendangan dengan nilai korelasi sebesar kanan 0,509. (3) Ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dan panjang tungkai secara bersama-sama dengan kecepatan tendangan sabit kanan dengan nilai 0,792.
Kata Kunci : power otot tungkai, panjang tungkai, kecepatan tendangan sabit
Abtrak (Bhs. Inggris)Lampiran 5. Persetujuan Menjadi Responden 57
Lampiran 6. Profil Responden 58
Lampiran 7. Data Tes 59
Lampiran 8. Surat Ijin Penelitian 60
Lampiran 9. Hasil Analisis Deskriptif Putra 66
Lampiran 10. Hasil Analisis Deskriptif Putri 68
Lampiran 11. Uji Normalitas 70
Lampiran 12. Uji Linieritas 71
Lampiran 13. Uji Homogenitas 72
Lampiran 14. Hasil Analisis Korelasi Product Moment 73
Lampiran 15. Hasil Analisis Korelasi Berganda 74
Lampiran 16. Titik Persentase Distribusi F untuk Probabilita = 0,05 75
Lampiran 17. Dokumentasi 76


DAFTAR SINGKATAN

ASEAN : Association of Southeast Asian Nations
BAPPEDALITBANG : Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan ..Pengembangan
Cm : Centi Meter
H1 : Hipotesis 1
H2 : Hipotesis 2
H3 : Hipotesis 3
IPSI : Ikatan Pencak Silat Indonesia
KESBANGPOL : Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik
Kg : Kilo Gram
MP : Merpati Putih
MUNAS : Musyawarah Nasional
P value : Nilai Probabilitas
P : Probabilitas
PJKR : Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
PKM : Pusat Kegiatan Mahasiswa
POM : Pekan Olahraga Mahasiswa
PSHT : Persaudaraan Setia hati Terate
R : Koefisien Korelasi
Rxy : Koefisien Korelasi X dan Y
Sig : Signifikan
SPSS : Statistical Package For The Social Sciences
UKM : Unit Kegiatan Mahasiswa
UNSOED : Universitas Jenderal Soedirman
X1 : Power Otot Tungkai
X2 : Panjang Tungkai
Y : Kecepatan Tendangan Sabit


Abstrak

HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI DENGAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT PENCAK SILAT
PADA UKM PENCAK SILAT UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

Angger Widorotama

Latar Belakang : Tendangan Sabit merupakan jenis tendangan yang sering digunakan di pertandingan pencak silat. Dalam melakukan tendangan sabit dibutuhkan komponen kecepatan supaya tendangan dapat dengan cepat masuk ke sasaran pada lawan, untuk mendapatkan tendangan sabit yang berkualitas dibutuhkan komponen power otot tungkai. Power otot tungkai dimanfaatkan untuk menunjang daya ledak otot yang berkontraksi dan persendian yang bekerja pada saat melakukan tendangan sabit. selain power otot tungkai, panjang tungkai berfungsi untuk mencapai sasaran dengan jangkauan yang jauh dalam melakukan tendangan sabit.
Metodologi Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional untuk mencari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Faktor yang dihubungkan power otot tungkai yang diukur dengan menggunakan tes standing board jump dan panjang tungkai yang diukur dengan menggunakan pita ukur terhadap kecepatan tendangan sabit yang diukur dengan menggunakan tes kecepatan tendangan selama 10 detik. Penelitian ini menggunakan sampel dari UKM pencak silat UNSOED diambil dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 33 orang. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji linieritas dan uji homogenitas serta pengujian hipotesis menggunakan rumus korelasi product moment dan korelasi berganda.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dengan kecepatan tendangan sabit kanan dengan nilai korelasi sebesar 0,745. (2) Ada hubungan yang signifikan antara panjang tungkai dengan kecepatan tendangan dengan nilai korelasi sebesar kanan 0,509. (3) Ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dan panjang tungkai secara bersama-sama dengan kecepatan tendangan sabit kanan dengan nilai 0,792.
Kata Kunci : power otot tungkai, panjang tungkai, kecepatan tendangan sabit

Abstract
THE RELATIONSHIP BETWEEN THE POWER OF LEG MUSCLE AND LENGTH LEG WITH THE SPEED OF TENDANGAN SABIT PENCAK SILAT IN JENDERAL SOEDIRMAN UNIVERSITY PENCAK SILAT STUDENT ORGANIZATION
Angger Widorotama
Background : Tendangan Sabit is a kind of kick that is often used in Pencak Silat battle. This kick needs the speed component; therefore, the kick can quickly hit the target point of enemy, while leg muscle power component is needed to get a qualifield tendangan sabit. Leg muscle power is beneficial to support the muscle burst out capacity that has contraction and the joint that work while doing tendangan sabit. Beside leg muscle power, leg length is funcitioned to reach the target within the distan range while doing tendangan sabit.
Methods Research : This research is a correlational descriptive research that use the cross sectional approach to find out the relationship between free variable and bound variable. The relating factor of leg muscle power that is measured with the standing board jump test and leg length that is measured with the measuring tape on the tendangan sabit kanan. Sample from Jenderal Soedirman University Pencak Silat Student Organization with 33 people are taken as simple with the purposive sampling technique. Data analysis technique are the normality test, linearity test and homogenity test. Hypothesist test uses the product moment correlation and double correlation formula.
Result Research : The result of the study shows that : 1) there is significant relationship between leg muscle power and tendangan sabit kanan speed with the 0.745 correlation score. 2) there is significant relationship between leg length and tendangan sabit speed kanan with the 0.509 correlation score. 3) there is significant relationship between leg muscle power and leg length with the tendangan sabit kanan speed by 0.792 correlation score.
Keyword : leg muscle power, leg length, tendangan sabit speed
Kata kunci Kata Kunci: Power Otot Tungkai, Panjang Tungkai, Kecepatan Tendangan Sabit
Pembimbing 1Muh. Syafei, S.Pd., M.Kes.
Pembimbing 2Bayu Suko Wahono, S.Pd., M.Or
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2019-08-27 14:27:34.513196
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.