Home
Login.
Artikelilmiahs
26754
Update
ANGGER WIDOROTAMA
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI DENGAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT PENCAK SILAT PADA UKM PENCAK SILAT UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Abstrak HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI DENGAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT PENCAK SILAT PADA UKM PENCAK SILAT UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN Angger Widorotama Latar Belakang : Tendangan Sabit merupakan jenis tendangan yang sering digunakan di pertandingan pencak silat. Dalam melakukan tendangan sabit dibutuhkan komponen kecepatan supaya tendangan dapat dengan cepat masuk ke sasaran pada lawan, untuk mendapatkan tendangan sabit yang berkualitas dibutuhkan komponen power otot tungkai. Power otot tungkai dimanfaatkan untuk menunjang daya ledak otot yang berkontraksi dan persendian yang bekerja pada saat melakukan tendangan sabit. selain power otot tungkai, panjang tungkai berfungsi untuk mencapai sasaran dengan jangkauan yang jauh dalam melakukan tendangan sabit. Metodologi Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional untuk mencari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Faktor yang dihubungkan power otot tungkai yang diukur dengan menggunakan tes standing board jump dan panjang tungkai yang diukur dengan menggunakan pita ukur terhadap kecepatan tendangan sabit yang diukur dengan menggunakan tes kecepatan tendangan selama 10 detik. Penelitian ini menggunakan sampel dari UKM pencak silat UNSOED diambil dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 33 orang. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji linieritas dan uji homogenitas serta pengujian hipotesis menggunakan rumus korelasi product moment dan korelasi berganda. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dengan kecepatan tendangan sabit kanan dengan nilai korelasi sebesar 0,745. (2) Ada hubungan yang signifikan antara panjang tungkai dengan kecepatan tendangan dengan nilai korelasi sebesar kanan 0,509. (3) Ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dan panjang tungkai secara bersama-sama dengan kecepatan tendangan sabit kanan dengan nilai 0,792. Kata Kunci : power otot tungkai, panjang tungkai, kecepatan tendangan sabit
Abtrak (Bhs. Inggris)
Lampiran 5. Persetujuan Menjadi Responden 57 Lampiran 6. Profil Responden 58 Lampiran 7. Data Tes 59 Lampiran 8. Surat Ijin Penelitian 60 Lampiran 9. Hasil Analisis Deskriptif Putra 66 Lampiran 10. Hasil Analisis Deskriptif Putri 68 Lampiran 11. Uji Normalitas 70 Lampiran 12. Uji Linieritas 71 Lampiran 13. Uji Homogenitas 72 Lampiran 14. Hasil Analisis Korelasi Product Moment 73 Lampiran 15. Hasil Analisis Korelasi Berganda 74 Lampiran 16. Titik Persentase Distribusi F untuk Probabilita = 0,05 75 Lampiran 17. Dokumentasi 76 DAFTAR SINGKATAN ASEAN : Association of Southeast Asian Nations BAPPEDALITBANG : Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan ..Pengembangan Cm : Centi Meter H1 : Hipotesis 1 H2 : Hipotesis 2 H3 : Hipotesis 3 IPSI : Ikatan Pencak Silat Indonesia KESBANGPOL : Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kg : Kilo Gram MP : Merpati Putih MUNAS : Musyawarah Nasional P value : Nilai Probabilitas P : Probabilitas PJKR : Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi PKM : Pusat Kegiatan Mahasiswa POM : Pekan Olahraga Mahasiswa PSHT : Persaudaraan Setia hati Terate R : Koefisien Korelasi Rxy : Koefisien Korelasi X dan Y Sig : Signifikan SPSS : Statistical Package For The Social Sciences UKM : Unit Kegiatan Mahasiswa UNSOED : Universitas Jenderal Soedirman X1 : Power Otot Tungkai X2 : Panjang Tungkai Y : Kecepatan Tendangan Sabit Abstrak HUBUNGAN ANTARA POWER OTOT TUNGKAI DAN PANJANG TUNGKAI DENGAN KECEPATAN TENDANGAN SABIT PENCAK SILAT PADA UKM PENCAK SILAT UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN Angger Widorotama Latar Belakang : Tendangan Sabit merupakan jenis tendangan yang sering digunakan di pertandingan pencak silat. Dalam melakukan tendangan sabit dibutuhkan komponen kecepatan supaya tendangan dapat dengan cepat masuk ke sasaran pada lawan, untuk mendapatkan tendangan sabit yang berkualitas dibutuhkan komponen power otot tungkai. Power otot tungkai dimanfaatkan untuk menunjang daya ledak otot yang berkontraksi dan persendian yang bekerja pada saat melakukan tendangan sabit. selain power otot tungkai, panjang tungkai berfungsi untuk mencapai sasaran dengan jangkauan yang jauh dalam melakukan tendangan sabit. Metodologi Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional untuk mencari hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat. Faktor yang dihubungkan power otot tungkai yang diukur dengan menggunakan tes standing board jump dan panjang tungkai yang diukur dengan menggunakan pita ukur terhadap kecepatan tendangan sabit yang diukur dengan menggunakan tes kecepatan tendangan selama 10 detik. Penelitian ini menggunakan sampel dari UKM pencak silat UNSOED diambil dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 33 orang. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji linieritas dan uji homogenitas serta pengujian hipotesis menggunakan rumus korelasi product moment dan korelasi berganda. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dengan kecepatan tendangan sabit kanan dengan nilai korelasi sebesar 0,745. (2) Ada hubungan yang signifikan antara panjang tungkai dengan kecepatan tendangan dengan nilai korelasi sebesar kanan 0,509. (3) Ada hubungan yang signifikan antara power otot tungkai dan panjang tungkai secara bersama-sama dengan kecepatan tendangan sabit kanan dengan nilai 0,792. Kata Kunci : power otot tungkai, panjang tungkai, kecepatan tendangan sabit Abstract THE RELATIONSHIP BETWEEN THE POWER OF LEG MUSCLE AND LENGTH LEG WITH THE SPEED OF TENDANGAN SABIT PENCAK SILAT IN JENDERAL SOEDIRMAN UNIVERSITY PENCAK SILAT STUDENT ORGANIZATION Angger Widorotama Background : Tendangan Sabit is a kind of kick that is often used in Pencak Silat battle. This kick needs the speed component; therefore, the kick can quickly hit the target point of enemy, while leg muscle power component is needed to get a qualifield tendangan sabit. Leg muscle power is beneficial to support the muscle burst out capacity that has contraction and the joint that work while doing tendangan sabit. Beside leg muscle power, leg length is funcitioned to reach the target within the distan range while doing tendangan sabit. Methods Research : This research is a correlational descriptive research that use the cross sectional approach to find out the relationship between free variable and bound variable. The relating factor of leg muscle power that is measured with the standing board jump test and leg length that is measured with the measuring tape on the tendangan sabit kanan. Sample from Jenderal Soedirman University Pencak Silat Student Organization with 33 people are taken as simple with the purposive sampling technique. Data analysis technique are the normality test, linearity test and homogenity test. Hypothesist test uses the product moment correlation and double correlation formula. Result Research : The result of the study shows that : 1) there is significant relationship between leg muscle power and tendangan sabit kanan speed with the 0.745 correlation score. 2) there is significant relationship between leg length and tendangan sabit speed kanan with the 0.509 correlation score. 3) there is significant relationship between leg muscle power and leg length with the tendangan sabit kanan speed by 0.792 correlation score. Keyword : leg muscle power, leg length, tendangan sabit speed
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save