Artikel Ilmiah : F1C012084 a.n. AIS

Kembali Update Delete

NIMF1C012084
NamamhsAIS
Judul ArtikelKonsep Diri Karyawan Yang Bertato Di Distro Dreamfields, Struggle, Hop Di Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK

Universitas Negeri Jenderal Soedirman
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jurusan Ilmu Komunikasi
A i s
F1C012084
Konsep Diri Karyawan yang Bertato di Distro Dreamfields, Struggle, Hop di Purwokerto

Penelitian ini adalah penelitian mengenai bagaimana terbentuknya konsep diri karyawan distro yang bertato di Distro Dreamfields, Struggle, dan Hop di Purwokerto. Budaya tato saat ini sudah menjadi tren bagi para anak muda. Tato dianggap sebagai gaya hidup. Tato bisa dibilang sebagai sebuah keharusan bagi kalangan anak muda urban saat ini. Eksistensi dan pengakuan oleh orang di sekitar mereka adalah beberapa alasan mengapa mereka melakukan hal yang jauh dari kata wajar dalam pandangan masyarakat Indonesia yang menganut paham ketimuran. Termasuk dalam hal tato. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep diri karyawan di distro Dreamfields, Struggle, Hop di Purwokerto dalam memakai tato. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Penelitian deskriptif memberikan gambaran secermat mungkin mengenai individu, keadaan, gejala ataupun kelompok tertentu.
Hasil dari penelitian ini adalah ketiga informan yang penulis jadikan narasumber pada penelitian ini, yaitu informan Abi yang bekerja di Distro Dreamfields, informan Ega yang bekerja di Distro Struggle, dan informan Sandi yang bekerja di Distro Hop memiliki konsep diri yang positif. Perlakuan lingkungan pada awal kemunculan ketiga informan ketika terjun dalam dunia seni tato memang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Keputusan untuk membuat tato yang dilakukan secara sepihak sempat membuat ketiga informan penulis ini memiliki konflik terutama dengan lingkungan keluarga mereka. Namun dengan seiring berjalannya waktu juga, dengan cara ketiga informan dalam mengambil sikap membuat hal tersebut lambat laun hanya menjadi angin lalu belaka. Mereka mengganggap hal tersebut sebagai proses pencarian jati diri yang tidak selamanya berjalan seperti yang mereka harapkan.

Kata Kunci: Tato, Distro, Konsep Diri
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT

Universitas Negeri Jenderal Soedirman
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jurusan Ilmu Komunikasi
A i s
F1C012084

Self-Concept of Tattooed Employee in Distribution Store Dreamfields, Struggle, Hop in Purwokerto

The purpose of this research is to understand how self-concept created in tattooed employee in Dreamfields, Struggle, and Hop distribution store in Purwokerto. Tattoo culture is becoming a trend in fellow youngster recently. Tattoo has become a culture and it becomes a must in today’s urban society. Existential recognition from people around them becomes the reason why they did things stray from major Indonesian stereotype about morality, including tattoo. This research using qualitative method. Qualitative method is descriptive research method and tend to use analysis. Descriptive research give an detailed overview on individual, situation, indication or certain group.
The results of this research is that three informants, Abi from Dreamfields Distro, Ega from Struggle Distro, and Sandi from Hop Distro have positive self-concept. In the beginning of their career, they didn’t get what they expected. Their decision to tattooed theirself is by their consent but they must struggling with their family and neighborhood. However, as time goes by, with their attitude and treatment they become accapted in society. They figured out their identity and it was not as they expected.

Keyword: Tattoo, Distro, Self-Concept
Kata kunciTato, Distro, Konsep Diri
Pembimbing 1Dr. Nana Sutikna, M.Hum.
Pembimbing 2Drs. Bambang Widodo, M.Par.
Pembimbing 3P. Imam Prawoto Jati, S.Sos.,M.I.Kom.
Tahun2019
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2019-08-24 10:26:45.124284
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.