Home
Login.
Artikelilmiahs
26598
Update
AIS
NIM
Judul Artikel
Konsep Diri Karyawan Yang Bertato Di Distro Dreamfields, Struggle, Hop Di Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Universitas Negeri Jenderal Soedirman Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Ilmu Komunikasi A i s F1C012084 Konsep Diri Karyawan yang Bertato di Distro Dreamfields, Struggle, Hop di Purwokerto Penelitian ini adalah penelitian mengenai bagaimana terbentuknya konsep diri karyawan distro yang bertato di Distro Dreamfields, Struggle, dan Hop di Purwokerto. Budaya tato saat ini sudah menjadi tren bagi para anak muda. Tato dianggap sebagai gaya hidup. Tato bisa dibilang sebagai sebuah keharusan bagi kalangan anak muda urban saat ini. Eksistensi dan pengakuan oleh orang di sekitar mereka adalah beberapa alasan mengapa mereka melakukan hal yang jauh dari kata wajar dalam pandangan masyarakat Indonesia yang menganut paham ketimuran. Termasuk dalam hal tato. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep diri karyawan di distro Dreamfields, Struggle, Hop di Purwokerto dalam memakai tato. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Penelitian deskriptif memberikan gambaran secermat mungkin mengenai individu, keadaan, gejala ataupun kelompok tertentu. Hasil dari penelitian ini adalah ketiga informan yang penulis jadikan narasumber pada penelitian ini, yaitu informan Abi yang bekerja di Distro Dreamfields, informan Ega yang bekerja di Distro Struggle, dan informan Sandi yang bekerja di Distro Hop memiliki konsep diri yang positif. Perlakuan lingkungan pada awal kemunculan ketiga informan ketika terjun dalam dunia seni tato memang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Keputusan untuk membuat tato yang dilakukan secara sepihak sempat membuat ketiga informan penulis ini memiliki konflik terutama dengan lingkungan keluarga mereka. Namun dengan seiring berjalannya waktu juga, dengan cara ketiga informan dalam mengambil sikap membuat hal tersebut lambat laun hanya menjadi angin lalu belaka. Mereka mengganggap hal tersebut sebagai proses pencarian jati diri yang tidak selamanya berjalan seperti yang mereka harapkan. Kata Kunci: Tato, Distro, Konsep Diri
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Universitas Negeri Jenderal Soedirman Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Ilmu Komunikasi A i s F1C012084 Self-Concept of Tattooed Employee in Distribution Store Dreamfields, Struggle, Hop in Purwokerto The purpose of this research is to understand how self-concept created in tattooed employee in Dreamfields, Struggle, and Hop distribution store in Purwokerto. Tattoo culture is becoming a trend in fellow youngster recently. Tattoo has become a culture and it becomes a must in today’s urban society. Existential recognition from people around them becomes the reason why they did things stray from major Indonesian stereotype about morality, including tattoo. This research using qualitative method. Qualitative method is descriptive research method and tend to use analysis. Descriptive research give an detailed overview on individual, situation, indication or certain group. The results of this research is that three informants, Abi from Dreamfields Distro, Ega from Struggle Distro, and Sandi from Hop Distro have positive self-concept. In the beginning of their career, they didn’t get what they expected. Their decision to tattooed theirself is by their consent but they must struggling with their family and neighborhood. However, as time goes by, with their attitude and treatment they become accapted in society. They figured out their identity and it was not as they expected. Keyword: Tattoo, Distro, Self-Concept
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save