Artikel Ilmiah : F1B014039 a.n. SUGIYATI

Kembali Update Delete

NIMF1B014039
NamamhsSUGIYATI
Judul ArtikelIMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN
SWADAYA DI DESA CIKIDANG KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN
BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Implementasi merupakan suatu tahapan yang penting dalam proses kebijakan
publik. Untuk mengetahui sutu program berhasil atau tidak terhadap kelompok sasaran
maka diperlukan studi implementasi. Penanganan permasalahan Rumah Tidak Layak
Huni (RTLH) menjadi permasalahan publik yang urgent dan perlu mendapat perhatian
yang lebih. Kondisi terkini di Indonesia berdasarkan data dari Capaian MDGs Target
7D Tahun 2014 terdapat sekitar 9,12% rumah tangga dari 64,1 juta rumah tangga
tinggal dalam hunian yang tidak layak dan terdapat 38.431 Ha kawasan permukiman
kumuh perkotaan di Indonesia. Seperti halnya yang terjadi di desa Cikidang,
Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas yang menjadi salah satu Kabupaten yang
sedang memprioritaskan dalam pembangunan RTLH melalui dana stimulan atau
Bantuan Stiulan Perumahan Swadaya. Melalui program BSPS pemerintah bertujuan
untuk membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk mewujudkan citacitannya memiliki sebuah rumah yang layak huni dalam kategori yang sehat dan
nyaman. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis
implementasi program BSPS di Desa Cikidang Kecamatan Cilongok Kabupaten
Banyumas. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball
sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan
dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan pemeriksaan pada
derajat kepercayaan, keteralihan, kebergantungan, dan kepastian. Teknik analisis data
yang digunakan yaitu model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa program BSPS di Desa Cikidang Kecamatan Cilongok Kabupaten
Banyumas dapat dikatakan berhasil. Kunci keberhasilan dapat dilihat dari output fisik
rumah setelah mendapat program dapat dikatakan sebagai rumah yang sudah layak huni
serta program BSPS mampu untuk memancing swadaya dari penerima manfaat.
Penelitian ini dengan meihat faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dari
implementasi program dilihat dari 1) Sumber Daya, kecukupan sumber daya dapat
dipenuhi dengan adanya pembentukan kelompok penerima program yang mana setiap
kelompok dipilih ketua kelompok yang dapat membantu dalam pelaksaan program; 2)
Komunikasi, implementasi program BSPS dilihat dari komunikasinya sudah baik,
namun masih perlu ditingkatkan lagi terkait kejelasan RAB (Rencana Anggaran Biaya)
3) Disposisi; semua aktor menunjukan komitmen yang baik dalam proses implementasi
program BSPS; 4) Struktur Birokrasi; Program BSPS belum memiliki SOP yang
berbentuk secara baku dan tertulis.
Abtrak (Bhs. Inggris)Implementation is an important stage in the public policy process. To find out whether
the program is successful or not to the target group, an implementation study is needed.
Handling the problem of Unqualified Homes (RTLH) becomes an urgent public
problem and needs more attention. Current conditions in Indonesia based on data from
the 7D Target MDGs Achievement In 2014 there were approximately 9.12% of
households from 64.1 million households living in inappropriate housing and 38,431
Ha of urban slum areas in Indonesia. As was the case in Cikidang village, Cilongok
sub-district, Banyumas district, which became one of the districts that was prioritizing
the construction of RTLH through stimulant funds or self-help housing assistance.
Through the BSPS program the government aims to help low-income people to realize
their dreams of having a livable house in a healthy and comfortable category. The
purpose of this study is to describe and analyze the implementation of the BSPS
program in Cikidang Village, Cilongok District, Banyumas Regency. The selection of
informants used purposive sampling and snowball sampling techniques. Data
collection techniques using interviews, observation, and documentation. Examination
of the validity of the data by using an examination of the degree of trust, transferability,
dependence, and certainty. Data analysis techniques used are interactive models of
Miles and Huberman. The results showed that the BSPS program in Cikidang Village,
Cilongok District, Banyumas Regency was successful. The key to success can be seen
from the physical output of the house after receiving the program can be said to be a
house that is suitable for habitation and the BSPS program is able to lure self-help
from beneficiaries. This study looks at the factors that influence the success of the
program implementation seen from 1) Resources, the adequacy of resources can be
fulfilled by the formation of program recipient groups in which each group is chosen
group leader who can assist in implementing the program; 2) Communication, the
implementation of the BSPS program as seen from the communication has been good,
but it still needs to be improved again regarding the clarity of the RAB (Budget Plan)
3) Disposition; all actors show good commitment in the BSPS program implementation
process; 4) Bureaucratic Structure; The BSPS program does not have SOP in the form
of standard and written.
Kata kunciImplementasi, Program BSPS, Rumah Tidak Layak Huni
Pembimbing 1Dra. Rukna Idanati, M.Kes
Pembimbing 2Dr. Slamet Rosyadi, M.Si.
Pembimbing 3Drs. Simin, M.Si.
Tahun2018
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2018-08-21 11:02:04.815173
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.