Home
Login.
Artikelilmiahs
22896
Update
SUGIYATI
NIM
Judul Artikel
IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA DI DESA CIKIDANG KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Implementasi merupakan suatu tahapan yang penting dalam proses kebijakan publik. Untuk mengetahui sutu program berhasil atau tidak terhadap kelompok sasaran maka diperlukan studi implementasi. Penanganan permasalahan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi permasalahan publik yang urgent dan perlu mendapat perhatian yang lebih. Kondisi terkini di Indonesia berdasarkan data dari Capaian MDGs Target 7D Tahun 2014 terdapat sekitar 9,12% rumah tangga dari 64,1 juta rumah tangga tinggal dalam hunian yang tidak layak dan terdapat 38.431 Ha kawasan permukiman kumuh perkotaan di Indonesia. Seperti halnya yang terjadi di desa Cikidang, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas yang menjadi salah satu Kabupaten yang sedang memprioritaskan dalam pembangunan RTLH melalui dana stimulan atau Bantuan Stiulan Perumahan Swadaya. Melalui program BSPS pemerintah bertujuan untuk membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk mewujudkan citacitannya memiliki sebuah rumah yang layak huni dalam kategori yang sehat dan nyaman. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis implementasi program BSPS di Desa Cikidang Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan pemeriksaan pada derajat kepercayaan, keteralihan, kebergantungan, dan kepastian. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program BSPS di Desa Cikidang Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas dapat dikatakan berhasil. Kunci keberhasilan dapat dilihat dari output fisik rumah setelah mendapat program dapat dikatakan sebagai rumah yang sudah layak huni serta program BSPS mampu untuk memancing swadaya dari penerima manfaat. Penelitian ini dengan meihat faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dari implementasi program dilihat dari 1) Sumber Daya, kecukupan sumber daya dapat dipenuhi dengan adanya pembentukan kelompok penerima program yang mana setiap kelompok dipilih ketua kelompok yang dapat membantu dalam pelaksaan program; 2) Komunikasi, implementasi program BSPS dilihat dari komunikasinya sudah baik, namun masih perlu ditingkatkan lagi terkait kejelasan RAB (Rencana Anggaran Biaya) 3) Disposisi; semua aktor menunjukan komitmen yang baik dalam proses implementasi program BSPS; 4) Struktur Birokrasi; Program BSPS belum memiliki SOP yang berbentuk secara baku dan tertulis.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Implementation is an important stage in the public policy process. To find out whether the program is successful or not to the target group, an implementation study is needed. Handling the problem of Unqualified Homes (RTLH) becomes an urgent public problem and needs more attention. Current conditions in Indonesia based on data from the 7D Target MDGs Achievement In 2014 there were approximately 9.12% of households from 64.1 million households living in inappropriate housing and 38,431 Ha of urban slum areas in Indonesia. As was the case in Cikidang village, Cilongok sub-district, Banyumas district, which became one of the districts that was prioritizing the construction of RTLH through stimulant funds or self-help housing assistance. Through the BSPS program the government aims to help low-income people to realize their dreams of having a livable house in a healthy and comfortable category. The purpose of this study is to describe and analyze the implementation of the BSPS program in Cikidang Village, Cilongok District, Banyumas Regency. The selection of informants used purposive sampling and snowball sampling techniques. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. Examination of the validity of the data by using an examination of the degree of trust, transferability, dependence, and certainty. Data analysis techniques used are interactive models of Miles and Huberman. The results showed that the BSPS program in Cikidang Village, Cilongok District, Banyumas Regency was successful. The key to success can be seen from the physical output of the house after receiving the program can be said to be a house that is suitable for habitation and the BSPS program is able to lure self-help from beneficiaries. This study looks at the factors that influence the success of the program implementation seen from 1) Resources, the adequacy of resources can be fulfilled by the formation of program recipient groups in which each group is chosen group leader who can assist in implementing the program; 2) Communication, the implementation of the BSPS program as seen from the communication has been good, but it still needs to be improved again regarding the clarity of the RAB (Budget Plan) 3) Disposition; all actors show good commitment in the BSPS program implementation process; 4) Bureaucratic Structure; The BSPS program does not have SOP in the form of standard and written.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save