Artikel Ilmiah : G1B013026 a.n. LUH EKA ANGGREANI

Kembali Update Delete

NIMG1B013026
NamamhsLUH EKA ANGGREANI
Judul ArtikelGAMBARAN IMPLEMENTASI SISTEM PEMBAYARAN KESEHATAN
INDONESIAN CASE BASED GROUPS (INA-CBG’s) TAHUN 2017
(STUDI KASUS DI SEBUAH RUMAH SAKIT SWASTA TANGERANG)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang:
Sistem pembiayaan kesehatan pada era BPJS mengacu pada tarif INA-CBG’s
berdasarkan kode diagnosa dan tindakan kepada pasien. Studi pendahuluan di
salah satu rumah sakit swasta di wilayah Tangerang ditemukan bahwa setiap
bulannya ada sekitar 73 berkas klaim yang dikembalikan oleh BPJS akibat
ketidaktepatan koding. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan
sistem pembayaran Indonesian Case Based Groups (INA-CBG’s) tahun 2017
(studi kasus di sebuah rumah sakit swasta Tangerang).

Metodologi: Jenis penelitian yag digunakan adalah kualitatif dengan desain studi
kasus. Jumlah informan sebanyak 10 orang yang dipilih secara purposive
sampling. Metode pengumpulan data dengan wawancara mendalam. Pengolahan
dan analisis data menggunakan content analysis.

Hasil Penelitian: Terdapat lima tema yang muncul dalam penelitian ini. (1)
Implementasi INA-CBG’s memuat manfaat dan derajat perubahan yang dapat
meningkatkan efektivitas pelayanan, (2) Komitmen stakeholder belum kuat
dalam mendukung pelaksanaan kinerja dan pelayanan yang terstandarisasi, (3)
Keterbatasan sumber daya yang dimiliki rumah sakit mempengaruhi kecepatan
pengelolaan klaim INA-CBG’s, (4) Pola koordinasi antar masing-masing
stakeholder masih kurang untuk mendukung kelancaran proses implementasi
INA-CBG’s, (5) Strategi manajemen rumah sakit untuk mengurangi selisih klaim
INA-CBG’s yang negatif.
.
Kesimpulan: Implementasi sistem pembayaran kesehatan dengan INA-CBG’s di
sebuah rumah sakit swasta Tangerang belum berjalan secara optimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)The health payment system of BPJS era refers to INA-CBG's costs based on
diagnostic codes and actions to patients. A preliminary study at one of privat
hospital in Tangerang found that every month there are about 46 claims files
returned by BPJS due to the inaccuracy of coding. This study aims to describe the
implementation of Indonesia Case Based Groups (INA-CBG's) health payment
system Year 2017 (case study one of privat hospital in Tangerang). This type of
research was qualitative with case study design. Number of informants was 10
people selected by purposive sampling. Methods of data collection were
conducted with in-depth interviews. Processing and data analysis using content
analysis. There were five themes that emerged in this study. (1) Implementation of
INA-CBG's contains benefits and degree of change that can improve service
effectiveness, (2) The commitment of stakeholders has not been strong enough to
support the implementation of standardized performance and services, (3) Limited
resources of home illness affects the speed of INA-CBG's claims management, (4)
Coordination patterns among stakeholders are still lacking to support the smooth
implementation of INA-CBG's, (5) Hospital management strategies to reduce the
difference between INA-CBG's negative claims.
Kata kunciSistem Pembiayaan Kesehatan, INA-CBG’s, rumah sakit
Pembimbing 1Dr. sc. hum. Budi Aji, S.KM, M.Sc
Pembimbing 2Mekar Dwi Anggraeni, S.Kep, Ns,. M.Kep, Ph.D
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2017-11-26 16:18:28.116171
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.