Artikel Ilmiah : B2A015014 a.n. DENNY INDRA YUDHISTIRA

Kembali Update Delete

NIMB2A015014
NamamhsDENNY INDRA YUDHISTIRA
Judul ArtikelAPLIKASI VAKSIN BIVALEN KHV-Aeromonas hydrophila UNTUK
PENGENDALIAN PENYAKIT KO-INFEKSI KHV (KOI HERPES VIRUS)
DAN Aeromonas hydrophila PADA IKAN KOI (Cyprinus carpio koi)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ikan koi (Cyprinus carpio koi) merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang
disenangi karena keindahan bentuk, warna dan corak yang indah, sehingga banyak
dibudidayakan. Kendala utama dalam budidaya ikan koi adalah serangan penyakit. Penyakit
tersebut timbul karena suatu interaksi antara inang, patogen dan lingkungan. Penelitian ini
menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan terdiri atas 5 jenis level dosis vaksin dan
perlakuan tersebut adalah (A) 1 mL/kg berat pakan, (B) 2 mL/kg berat pakan, (C) 3 mL/kg berat
pakan, (D) Tanpa divaksin dan diuji tantang KHV dan A. hydrophila, (E) Tanpa divaksin dan tidak
diuji tantang. Pakan diberikan sebanyak 3% dari berat ikan setiap pagi dan sore hari. Setiap
perlakuan menggunakan 60 ekor ikan.Vaksin bivalen KHV- A. hydrophila mampu meningkatkan
respon imun non spesifik dan sintasan ikan koi, namun mengalami penurunan setelah diuji
tantang dengan KHV dan A. hydrophila. Dosis vaksin terbaik (oral) yang mampu memberikan
respon imun non spesifik dan sintasan ikan koi yang diuji tantang dengan KHV dan Bakteri A.
hydrophila yaitu sebanyak 3 mL per kg berat pakan. Vaksin bivalen KHV-A. hydrophila dengan
dosis 3 mL/kg berat pakan mampu mengendalikan penyakit ko-infeksi KHV dan A. hydrophila
pada ikan koi dilihat dari parameter sintasan, SGR, total leukosit dan differensial leukosit.
Abtrak (Bhs. Inggris)Koi fish (Cyprinus carpio koi) is one type of freshwater ornamental fish favored by
beautiful shapes, colors and patterns, so much cultivated. The main obstacle in koi fish culture is
disease attack. The disease arises because of an interaction between host, pathogen and the
environment. This study used a complete randomized design (RAL). The treatment consisted of 5
types of vaccine dose levels and the treatment was (A) 1 mL / kg feed weight, (B) 2 mL / kg feed
weight, (C) 3 mL / kg feed weight, (D) Unvaccinated and tested challenge KHV and A. hydrophila,
(E) Unvaccinated and not tested challenge. Feed is given as much as 3% of the fish weight every
morning and evening. Each treatment using 60 fish. KHV-A.hydrophila bivalent vaccine was able to
increase non-specific immune responses and koi carp, but decreased after tested challenge with
KHV and A.hydrophila. The best dose of the vaccine (oral) capable of providing non-specific immune
responses and koi-koededness tested challenge with KHV and A.hydrophila is as much as 3 mL per
kg of feed weight. KHV-A.hydrophila bivalent vaccine at a dose of 3 mL / kg feed weight was able to
control KHV coagulant disease and A. hydrophila in koi fish seen from synthetic, SGR, leukocyte
and differential leukocyte parameters.
Kata kunciko-infeksi, vaksin bivalen, sistem imun, ikan koi
Pembimbing 1Dr. Oedjijono, M.Sc
Pembimbing 2Dr. Drh. Angela Mariana Lusiastuti, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2017-08-28 21:21:13.110582
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.