Home
Login.
Artikelilmiahs
19753
Update
DENNY INDRA YUDHISTIRA
NIM
Judul Artikel
APLIKASI VAKSIN BIVALEN KHV-Aeromonas hydrophila UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT KO-INFEKSI KHV (KOI HERPES VIRUS) DAN Aeromonas hydrophila PADA IKAN KOI (Cyprinus carpio koi)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ikan koi (Cyprinus carpio koi) merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang disenangi karena keindahan bentuk, warna dan corak yang indah, sehingga banyak dibudidayakan. Kendala utama dalam budidaya ikan koi adalah serangan penyakit. Penyakit tersebut timbul karena suatu interaksi antara inang, patogen dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan terdiri atas 5 jenis level dosis vaksin dan perlakuan tersebut adalah (A) 1 mL/kg berat pakan, (B) 2 mL/kg berat pakan, (C) 3 mL/kg berat pakan, (D) Tanpa divaksin dan diuji tantang KHV dan A. hydrophila, (E) Tanpa divaksin dan tidak diuji tantang. Pakan diberikan sebanyak 3% dari berat ikan setiap pagi dan sore hari. Setiap perlakuan menggunakan 60 ekor ikan.Vaksin bivalen KHV- A. hydrophila mampu meningkatkan respon imun non spesifik dan sintasan ikan koi, namun mengalami penurunan setelah diuji tantang dengan KHV dan A. hydrophila. Dosis vaksin terbaik (oral) yang mampu memberikan respon imun non spesifik dan sintasan ikan koi yang diuji tantang dengan KHV dan Bakteri A. hydrophila yaitu sebanyak 3 mL per kg berat pakan. Vaksin bivalen KHV-A. hydrophila dengan dosis 3 mL/kg berat pakan mampu mengendalikan penyakit ko-infeksi KHV dan A. hydrophila pada ikan koi dilihat dari parameter sintasan, SGR, total leukosit dan differensial leukosit.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Koi fish (Cyprinus carpio koi) is one type of freshwater ornamental fish favored by beautiful shapes, colors and patterns, so much cultivated. The main obstacle in koi fish culture is disease attack. The disease arises because of an interaction between host, pathogen and the environment. This study used a complete randomized design (RAL). The treatment consisted of 5 types of vaccine dose levels and the treatment was (A) 1 mL / kg feed weight, (B) 2 mL / kg feed weight, (C) 3 mL / kg feed weight, (D) Unvaccinated and tested challenge KHV and A. hydrophila, (E) Unvaccinated and not tested challenge. Feed is given as much as 3% of the fish weight every morning and evening. Each treatment using 60 fish. KHV-A.hydrophila bivalent vaccine was able to increase non-specific immune responses and koi carp, but decreased after tested challenge with KHV and A.hydrophila. The best dose of the vaccine (oral) capable of providing non-specific immune responses and koi-koededness tested challenge with KHV and A.hydrophila is as much as 3 mL per kg of feed weight. KHV-A.hydrophila bivalent vaccine at a dose of 3 mL / kg feed weight was able to control KHV coagulant disease and A. hydrophila in koi fish seen from synthetic, SGR, leukocyte and differential leukocyte parameters.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save