Artikel Ilmiah : A1M012038 a.n. ANNISA FAUZIYYAH

Kembali Update Delete

NIMA1M012038
NamamhsANNISA FAUZIYYAH
Judul ArtikelKAJIAN KARAKTERISTIK ANTIOKSIDAN, FISIKOKIMIA DAN SENSORI TEH KECOMBRANG DENGAN PENAMBAHAN ASAM JAWA
DAN JENIS GULA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kecombrang merupakan tanaman golongan Zingiberaceae yang memiliki khasiat sebagai
antioksidan. Tingginya kandungan antioksidan pada bunga kecombrang berpotensi untuk diolah
sebagai bahan baku minuman fungsional sehingga dapat dijadikan bahan pembuatan teh herbal.
Penambahan gula dan asam Jawa menyebabkan beberapa perubahan karakteristik apabila
ditambahkan pada teh kecombrang yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui
pengaruh penambahan jenis gula dan asam Jawa terhadap karakteristik fisikokimia, aktivitas
antioksidan dan sensoris teh kecombrang, serta menentukan kombinasi perlakuan yang tepat untuk
menghasilkan teh kecombrang dengan komponen kimia, fisikokimia, aktivitas antioksidan dan
karakteristik sensoris terbaik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan
Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial. Faktor yang dicoba meliputi
tiga faktor, yaitu jenis gula (N) terdiri dari gula kelapa kristal (N1) dan gula pasir (N2), proporsi
kecombrang : gula (b/b) (P) terdiri dari 20 : 80 (P1); 30 : 70 (P2); dan 40 : 60 (P3) serta
penambahan asam Jawa (A) terdiri dari tanpa penambahan asam jawa (A0) dan penambahan asam
Jawa 1% (A1). Hasil menunjukan bahwa kombinasi perlakuan terbaik adalah perlakuan N2P3A0.
Produk ini memiliki total fenol 5,96 mg TAE (Tannic Acid Equivalen)/gram bk, kadar air 1,32%,
kadar abu 3,54%, pH 4,5, dan aktivitas antioksidan seduhan 85,93%, warna merah, aroma agak
kuat, rasa agak manis dan agak asam, serta agak suka untuk kesukaan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Kecombrang is a plant belongs to Zingiberaceae family that posses antioxidant
properties. The high antioxidant content on kecombrang flowers has potential to formulate as raw
material of functional beverage which can be used for herbal tea. The addition of sugar and
tamarind cause some changes in tea characteristic when it added to kecombrang tea. This
research were aimed to study the effect of adding tamarind and sugar to antioxidant activity,
physicochemical, and sensory characteristics of kecombrang tea and to determine the appropriate
treatment of kecombrang tea to produce a tea with the best physicochemical, sensory
characteristics and antioxidant activity of kecombrang tea product. The experimental method used
was a Randomized Completely Block Design (RCBD) with three factorial treatments, the first is
type of sugars (N) consisting of coconut sugar (N1) and white sugar (N2), the second is proportion
between kecombrang and sugar (w / w) (P) comprising 20: 80 (P1); 30: 70 (P2); and 40: 60 (P3)
and the third is the addition of tamarind (A) consists of without the addition of tamarind (A0) and
the addition of 1% tamarind (A1). The result showed that the best formula treatment of
kecombrang tea is N2P3A0 (addition of white sugar, without tamarind and proportion between
kecombrang and sugar (w/w) 40 : 60). The product had a total phenol 5.96 mg TAE (Tannic Acid equivalent) / gram bk, water content 1.32%, ash content 3.54%, pH 4.5, the antioxidant activity
85.93%, red color, a bit strong for kecombrang flavor, taste slightly sweet and slightly sour, and a
bit like for preference.
Kata kunciteh herbal, kecombrang, asam Jawa, gula
Pembimbing 1Prof. Dr. Rifda Naufalin, S.P., M.Si.
Pembimbing 2Dra. Erminawati, M.Sc., Ph.D.
Pembimbing 3
Tahun2016
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri2016-08-06 02:16:54.149716
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.