Home
Login.
Artikelilmiahs
15390
Update
ANNISA FAUZIYYAH
NIM
Judul Artikel
KAJIAN KARAKTERISTIK ANTIOKSIDAN, FISIKOKIMIA DAN SENSORI TEH KECOMBRANG DENGAN PENAMBAHAN ASAM JAWA DAN JENIS GULA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kecombrang merupakan tanaman golongan Zingiberaceae yang memiliki khasiat sebagai antioksidan. Tingginya kandungan antioksidan pada bunga kecombrang berpotensi untuk diolah sebagai bahan baku minuman fungsional sehingga dapat dijadikan bahan pembuatan teh herbal. Penambahan gula dan asam Jawa menyebabkan beberapa perubahan karakteristik apabila ditambahkan pada teh kecombrang yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan jenis gula dan asam Jawa terhadap karakteristik fisikokimia, aktivitas antioksidan dan sensoris teh kecombrang, serta menentukan kombinasi perlakuan yang tepat untuk menghasilkan teh kecombrang dengan komponen kimia, fisikokimia, aktivitas antioksidan dan karakteristik sensoris terbaik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial. Faktor yang dicoba meliputi tiga faktor, yaitu jenis gula (N) terdiri dari gula kelapa kristal (N1) dan gula pasir (N2), proporsi kecombrang : gula (b/b) (P) terdiri dari 20 : 80 (P1); 30 : 70 (P2); dan 40 : 60 (P3) serta penambahan asam Jawa (A) terdiri dari tanpa penambahan asam jawa (A0) dan penambahan asam Jawa 1% (A1). Hasil menunjukan bahwa kombinasi perlakuan terbaik adalah perlakuan N2P3A0. Produk ini memiliki total fenol 5,96 mg TAE (Tannic Acid Equivalen)/gram bk, kadar air 1,32%, kadar abu 3,54%, pH 4,5, dan aktivitas antioksidan seduhan 85,93%, warna merah, aroma agak kuat, rasa agak manis dan agak asam, serta agak suka untuk kesukaan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Kecombrang is a plant belongs to Zingiberaceae family that posses antioxidant properties. The high antioxidant content on kecombrang flowers has potential to formulate as raw material of functional beverage which can be used for herbal tea. The addition of sugar and tamarind cause some changes in tea characteristic when it added to kecombrang tea. This research were aimed to study the effect of adding tamarind and sugar to antioxidant activity, physicochemical, and sensory characteristics of kecombrang tea and to determine the appropriate treatment of kecombrang tea to produce a tea with the best physicochemical, sensory characteristics and antioxidant activity of kecombrang tea product. The experimental method used was a Randomized Completely Block Design (RCBD) with three factorial treatments, the first is type of sugars (N) consisting of coconut sugar (N1) and white sugar (N2), the second is proportion between kecombrang and sugar (w / w) (P) comprising 20: 80 (P1); 30: 70 (P2); and 40: 60 (P3) and the third is the addition of tamarind (A) consists of without the addition of tamarind (A0) and the addition of 1% tamarind (A1). The result showed that the best formula treatment of kecombrang tea is N2P3A0 (addition of white sugar, without tamarind and proportion between kecombrang and sugar (w/w) 40 : 60). The product had a total phenol 5.96 mg TAE (Tannic Acid equivalent) / gram bk, water content 1.32%, ash content 3.54%, pH 4.5, the antioxidant activity 85.93%, red color, a bit strong for kecombrang flavor, taste slightly sweet and slightly sour, and a bit like for preference.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save