Artikel Ilmiah : G1A010043 a.n. MONA FADHILA

Kembali Update Delete

NIMG1A010043
NamamhsMONA FADHILA
Judul ArtikelHUBUNGAN KADAR SERUM ASAM URAT DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)HUBUNGAN KADAR SERUM ASAM URAT DENGAN TEKANAN DARAH
PADA PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK PENYAKIT DALAM
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS
Mona Fadhila
Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto
Latar Belakang Penelitian: Hipertensi merupakan masalah kesehatan di dunia karena
menjadi faktor risiko utama peningkatan angka kesakitan dan angka kematian akibat
penyakit kardiovaskular, serebrovaskular dan gagal ginjal tahap akhir. Kadar serum asam
urat pada suatu studi prospektif dilaporkan berhubungan dengan faktor risiko peningkatan
tekanan darah pada penelitian orang normal. Serum asam urat yang tinggi dilaporkan
berhubungan dengan tingginya tekanan darah sistolik dan diastolik.
Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan kadar serum asam urat dengan tekanan
darah pada pasien hipertensi.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan crosssectional.
Subjek adalah 52 pasien hipertensi primer di Klinik Penyakit Dalam RSUD
Banyumas pada tahun 2014 dan terdata dalam rekam medik sesuai kriteria inklusi dan
eksklusi. Untuk membuktikan hipotesis dilakukan analisis bivariat menggunakan uji
korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan P>0,05.
Hasil Penelitian: Rata-rata kadar serum asam urat pada laki-laki dan wanita terjadi pada
kelompok usia lebih dari 50 tahun. Tekanan darah sistolik pada laki-laki adalah 150-159
mmHg dan 160-169 mmHg, sedangkan pada wanita adalah 140-149 mmHg. Tekanan
darah diastolik pada laki-laki maupun wanita pada kelompok tekanan darah 90-99 mmHg.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar serum asam urat
dengan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi di Klinik Penyakit
Dalam RSUD Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)THE RELATIONSHIP OF URIC ACID SERUM LEVELS WITH BLOOD
PRESSURE AT HYPERTENSION PATIENTS IN INTERNAL MEDICINE
DEPARTMENT OF BANYUMAS REGIONAL HOSPITAL
Mona Fadhila
Medical Faculty Jenderal Soedirman University Purwokerto
Background: Hypertension is a health problem in the world for being a major risk factor
for the increase in morbidity and mortality from cardiovascular disease, cerebrovascular
and end stage renal failure. Serum uric acid levels in a prospective study of risk factors
reported to be associated with an increase in blood pressure in the study of normal people.
Serum uric acid reported to be associated with higher systolic and diastolic blood pressure.
Objective: To determine the relationship of serum levels of uric acid in blood pressure in
hypertensive patients.
Method: This study used analytic observational with cross-sectional approach. Subjects
were 52 patients with primary hypertension In Internal Medicine Department Of
Banyumas Regional Hospital in 2014 and recorded in the medical record corresponding
inclusion and exclusion criteria. To prove the hypothesis performed bivariate analysis
using Spearman correlation test with significance level P> 0.05.
Results: Mean serum uric acid levels in men and women occurred in the age group over 50
years. Systolic blood pressure in males is 150-159 mmHg and 160-169 mmHg, whereas in
women is 140-149 mmHg. Diastolic blood pressure in men and women in the group of
blood pressure 90-99 mmHg.
Conclusion: There was not a significant association between serum uric acid levels with
systolic and diastolic blood pressure in hypertensive patients in the Clinic of Internal
Medicine Hospital Banyumas.
Kata kunciAsam Urat, Tekanan Darah, Hipertensi.
Pembimbing 1dr. suharno, Sp.Pd
Pembimbing 2dr. Mustofo, M.sc
Pembimbing 3
Tahun2015
Jumlah Halaman50
Tgl. Entri2015-07-27 14:26:20.358771
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.