Home
Login.
Artikelilmiahs
11874
Update
MONA FADHILA
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN KADAR SERUM ASAM URAT DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
HUBUNGAN KADAR SERUM ASAM URAT DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BANYUMAS Mona Fadhila Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Latar Belakang Penelitian: Hipertensi merupakan masalah kesehatan di dunia karena menjadi faktor risiko utama peningkatan angka kesakitan dan angka kematian akibat penyakit kardiovaskular, serebrovaskular dan gagal ginjal tahap akhir. Kadar serum asam urat pada suatu studi prospektif dilaporkan berhubungan dengan faktor risiko peningkatan tekanan darah pada penelitian orang normal. Serum asam urat yang tinggi dilaporkan berhubungan dengan tingginya tekanan darah sistolik dan diastolik. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan kadar serum asam urat dengan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metodologi: Penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan crosssectional. Subjek adalah 52 pasien hipertensi primer di Klinik Penyakit Dalam RSUD Banyumas pada tahun 2014 dan terdata dalam rekam medik sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Untuk membuktikan hipotesis dilakukan analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan P>0,05. Hasil Penelitian: Rata-rata kadar serum asam urat pada laki-laki dan wanita terjadi pada kelompok usia lebih dari 50 tahun. Tekanan darah sistolik pada laki-laki adalah 150-159 mmHg dan 160-169 mmHg, sedangkan pada wanita adalah 140-149 mmHg. Tekanan darah diastolik pada laki-laki maupun wanita pada kelompok tekanan darah 90-99 mmHg. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar serum asam urat dengan tekanan darah sistolik dan diastolik pada pasien hipertensi di Klinik Penyakit Dalam RSUD Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
THE RELATIONSHIP OF URIC ACID SERUM LEVELS WITH BLOOD PRESSURE AT HYPERTENSION PATIENTS IN INTERNAL MEDICINE DEPARTMENT OF BANYUMAS REGIONAL HOSPITAL Mona Fadhila Medical Faculty Jenderal Soedirman University Purwokerto Background: Hypertension is a health problem in the world for being a major risk factor for the increase in morbidity and mortality from cardiovascular disease, cerebrovascular and end stage renal failure. Serum uric acid levels in a prospective study of risk factors reported to be associated with an increase in blood pressure in the study of normal people. Serum uric acid reported to be associated with higher systolic and diastolic blood pressure. Objective: To determine the relationship of serum levels of uric acid in blood pressure in hypertensive patients. Method: This study used analytic observational with cross-sectional approach. Subjects were 52 patients with primary hypertension In Internal Medicine Department Of Banyumas Regional Hospital in 2014 and recorded in the medical record corresponding inclusion and exclusion criteria. To prove the hypothesis performed bivariate analysis using Spearman correlation test with significance level P> 0.05. Results: Mean serum uric acid levels in men and women occurred in the age group over 50 years. Systolic blood pressure in males is 150-159 mmHg and 160-169 mmHg, whereas in women is 140-149 mmHg. Diastolic blood pressure in men and women in the group of blood pressure 90-99 mmHg. Conclusion: There was not a significant association between serum uric acid levels with systolic and diastolic blood pressure in hypertensive patients in the Clinic of Internal Medicine Hospital Banyumas.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save