Home
Login.
Artikelilmiahs
4954
Update
SUHERMAN
NIM
Judul Artikel
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PPh 21 KARYAWAN DALAM MENUNJANG PENGHEMATAN PAJAK PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM TIRTAWENING KOTA BANDUNG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Adanya pungutan pajak oleh pemerintah memotivasi pengusaha untuk menekan jumlah pajak terutang tentang pemungutan pajak. Pemerintah memberikan pilihan Kebijakan Pajak Penghasilan Pasal 21 kepada perusahaan, apakah perusahaan akan menggunakan kebijakan pajak ditanggung karyawan (gross) atau pajak ditanggung perusahaan (net) atau pajak ditunjang perusahaan (gross up). Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan biaya pegawai dan untuk mengetahui kebijakan yang dapat menghemat pajak pada Perusahaan Daerah Air Minum Tirtawening Bandung. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Daftar Gaji karyawan 2011 dan Laporan Laba Rugi tahun 2011. Pengujian Uji Beda Biaya Pegawai menggunakan alat analisis Uji t hasilnya menunjukan tidak terdapat perbedaan biaya pegawai yang signifikan dalam menerapkan kebijakan PPh 21 dengan metode pajak ditanggung karyawan, pajak ditanggung perusahaan dan pajak ditunjang perusahaan. Sedangkan dari hasil perhitungan Pendapatan Kena Pajak Perusahaan berdasarkan kebijakan pajak ditanggung karyawan dan pajak ditanggung perusahaan, PPh Badan yang harus dibayar adalah sebesar Rp 22.404.448.758,60, sedangkan hasil perhitungan Pendapatan Kena Pajak Perusahaan dengan menggunakan metode pajak ditunjang perusahaan, PPh Badan yang harus dibayar adalah sebesar Rp 22.393.733.596,71. Bila dilihat dari segi penghematan maka pajak yang diberikan tunjangan oleh perusahaan adalah metode yang dapat menghemat pajak.
Abtrak (Bhs. Inggris)
SUMMARY The existence of tax collection by the government, bringing entrepreneurs motivation to decrease their tax payable. Government gives the entrepreneur the freedom to choose their Income Tax Policy under Article 21, whether using tax borne employee policy (gross), borne tax company policy (net), or tax supported company (gross up). This research is purposed to understand the difference of employee cost and to understand the method that can decrease tax payable on Perusahaan Daerah Air Minum Tirtawening Bandung. Data used in this research are employees Payroll and Income Statement in 2011. The difference test of Employee Cost used t-Test which the result showed that there is no significant difference on applying Article 21 Policy whether using employees borne method, company borne method, or company supported method The data calculation also showed company tax payable using employee and company borne method is IDR 22.404.448.758,60. While using company supported tax, company tax payable is IDR 22.394.860.038,71. Form tax efficiency point of view, company supported tax method is the method that can decrease tax payable.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save