Home
Login.
Artikelilmiahs
46518
Update
DEZA AYU SHABRINA
NIM
Judul Artikel
Representasi Ketidakadilan Gender dalam Film Wedding Agreement Karya Archie Hekagery (2019)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketidakadilan gender yang terjadi pada film Wedding Agreement. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika dari Charles S. Peirce dan menggunakan teori relasi kuasa Michel Foucault untuk menganalisis ketidakadilan gender yang ada pada film. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah adegan-adegan pada film yang merepresentasikan bentuk ketidakadilan gender yang dialami oleh tokoh utama perempuan dan data sekunder yang digunakan yaitu melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa istri mengalami tiga bentuk ketidakadilan gender, yaitu: subordinasi, beban ganda, dan kekerasan. Pada film Wedding Agreement, kekuasaan dalam rumah tangga didominasi oleh suami, dimana suami dianggap sebagai kepala rumah tangga yang memiliki derajat lebih tinggi, sebagai penentu, dan pembuat keputusan. Relasi yang tidak setara antara suami dan istri dalam rumah tangga pada akhirnya menyebabkan ketidakadilan gender kepada istri, yaitu keberadaan istri yang dirugikan. Selain itu, ketidakadilan dalam film ini juga terjadi karena istri yang melanggengkan ketidakadilan tersebut meskipun sang istri telah mengetahui bahwa dirinya mengalami ketidakadilan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims to describe the gender inequality that occurs in the film Wedding Agreement. This research using a descriptive qualitative research method with a semiotic approach from Charles S. Peirce and using Michel Foucault’s power relation theory to analyze inequality gender in the film. The main data used in this research are scenes from the film that represent the forms of gender inequality experienced by the female protagonist and the secondary data used is through literature study. The results of this study indicate that the wife experiences three forms of gender inequality, that is: subordination, double burden, and psychological. In the film Wedding Agreement, power within the household is dominated by the husband, who is regarded as the head of the household with a higher status, serving as the decision-maker and determiner. The unequal relationship between husband and wife in a household ultimately leads to gender injustice for the wife, resulting in her being disadvantaged. Furthermore, the injustice in this film also occurs because the wife perpetuates the injustice even though she knows what she is experiencing.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save