Home
Login.
Artikelilmiahs
4604
Update
ARRISTIKA YUDHA NORIEGA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PENDAPATAN SOPIR ANGKUTAN KOTA PURWOKERTO KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Analisis Pendapatan Sopir Angkutan Kota Purwokerto Kabupaten Banyumas”. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui apakah pendapatan sopir angkutan kota telah mencukupi Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kabupaten Banyumas Tahun 2012, (2) untuk mengetahui hubungan antara usia, jam kerja, dan masa kerja terhadap pendapatan sopir angkutan kota, (3) untuk mengetahui apakah ada perbedaan pendapatan antara sopir trayek B, D dan G. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dan analisis kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan kuisioner. Teknik analisis data menggunakan analisis tabulasi silang. Responden dalam penelitian ini sebanyak 83 sopir angkutan kota yang ada di jalur B, D dan G. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) pendapatan rata-rata sopir angkutan kota sebesar Rp1.221.000,00, KHL Kabupaten Banyumas sebesar Rp965.000,00. Pendapatan rata-rata yang diterima sopir lebih besar dari angka KHL sehingga dianggap sudah mencukupi kebutuhan rumah tangganya. (2) Variabel jam kerja mempunyai hubungan positif yang kuat dan signifikan terhadap pendapatan. Variabel usia memiliki hubungan negatif terhadap pendapatan. Sementara masa kerja relatif tidak terbukti mempunyai hubungan positif yang kuat dengan pendapatan sopir angkutan kota pada daerah penelitian. Terakhir, Pendapatan sopir angkot antar trayek terbukti memiliki perbedaan. Pendapatan rata-rata sopir B merupakan yang tertinggi, yakni Rp1.375.2500,00. Sementara sopir trayek G pendapatannya Rp1.191.000,00. Serta pendapatan sopir D dengan pendapatan terendah, yakni Rp1.055.000,00. Implikasi pada penelitian ini, pertama sopir perlu meningkatkan pendapatannya sesuai dengan jumlah tanggungannya. Salah satu cara yang perlu dilakukan adalah dengan meningkatkan pelayanan dan melakukan inovasi seperti membuat variasi mobil agar lebih menarik sesuai ketentuan. Kedua, sopir perlu memperhatikan usianya, sopir muda perlu memaksimalkan potensinya sementara sopir tua harus menjaga kondisi fisik dan beroperasi pada jam-jam ramai saja, dimana banyak calon penumpang yang ingin naik angkot. Sedangkan masa kerja relatif tidak perlu menjadi perhatian karena tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan. Terakhir, sopir masing-masing trayek perlu memberikan informasi untuk perkembangan jasa angkot. Selain itu masing-masing trayek juga perlu alokasi waktu dan rasio jumlah angkot dan penumpang lebih efektif lagi pada setiap jam agar tidak menumpuk sehingga pendapatan yang diterima dapat meningkat terutama di trayek yang tergolong sepi penumpang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purposes of this study are (1) to determine whether incomes of City Transport Drivers are sufficient to living needs (KHL) Banyumas Residence in the 2012 Year, (2) to determine the relationship between age, labor hour, and tenure about driver income, (3) to find out if there are income disparities among drivers of Route B, D, and G in the area of research. The research methods are descriptive and quantitative analyses using primary data obtained through interviews and questionnaires. Data analysis techniques use cross tabulation analysis. Respondents in this study are 83 Drivers on route B, D, and G. These results indicate that, (1) the average income driver at Rp1.221.000,00, KHL Banyumas Regency for Rp965.000, 00. The average income received by driver is greater than the number of KHL that considered to be sufficient of household needs. (2) working hour variable has a strong positive relationship and significant impact on income. Age variable has a strong negative relationship and significant impact on income. Tenure has not proven relatively strong positive relationship with income trader in the study area. Finally, income by driver route has proved the difference. The average income for driver of route B is higher at Rp1.645.000,00. While income of route G driver is Rp1.191.000, 00, and route D driver is Rp1.055.000,00 as lower than others.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save