Home
Login.
Artikelilmiahs
44212
Update
TEFANA KHANSA MEILON
NIM
Judul Artikel
Pergeseran Bahasa Jawa Dialek Banyumas dalam Ranah Masyarakat di Kelurahan Grendeng
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berawal dari adanya pergeseran bahasa Jawa Dialek Banyumas yang terlihat dari kondisi di Kelurahan Grendeng. Banyak masyarakat sudah tidak lagi menggunakan bahasa Jawa Dialek Banyumas untuk berkomunikasi sehari-hari. Sehingga, peneliti menganalisis pergeseran bahasa Jawa Dialek Banyumas di Kelurahan Grendeng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan Linguistik dengan objek penelitian masyarakat Grendeng. Hasil penelitian pergeseran bahasa Jawa Dialek Banyumas di Kelurahan Grendeng menunjukan bahwa (1) Peneliti menemukan 21 data yang menunjukan pergeseran bahasa Jawa Dialek Banyumas di Kelurahan Grendeng yang terdiri atas usia anak-anak, remaja, dan dewasa sudah mengalami pergeseran. (2) Faktor yang menyebabkan terjadinya pergeseran bahasa Jawa Dialek Banyumas di Kelurahan Grendeng antara lain faktor Kedwibahasaan, faktor pendidikan, faktor ekonomi, dan faktor migrasi.Penelitian ini berawal dari adanya pergeseran bahasa Jawa Dialek Banyumas yang terlihat dari kondisi di Kelurahan Grendeng. Banyak masyarakat sudah tidak lagi menggunakan bahasa Jawa Dialek Banyumas untuk berkomunikasi sehari-hari. Sehingga, peneliti menganalisis pergeseran bahasa Jawa Dialek Banyumas di Kelurahan Grendeng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan Linguistik dengan objek penelitian masyarakat Grendeng. Hasil penelitian pergeseran bahasa Jawa Dialek Banyumas di Kelurahan Grendeng menunjukan bahwa (1) Peneliti menemukan 21 data yang menunjukan pergeseran bahasa Jawa Dialek Banyumas di Kelurahan Grendeng yang terdiri atas usia anak-anak, remaja, dan dewasa sudah mengalami pergeseran. (2) Faktor yang menyebabkan terjadinya pergeseran bahasa Jawa Dialek Banyumas di Kelurahan Grendeng antara lain faktor Kedwibahasaan, faktor pendidikan, faktor ekonomi, dan faktor migrasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research began with a shift in the banyumas Dialect of Javanese language which could be seen from the conditions in Grendeng Village. Many people no longer use the Banyumas Dialect of Javanese to communicate on a daily basis. Thus, the researcher analyzed the shift in the Banyumas Dialect of Javanese language in Grendeng Village. The research method used is a qualitative descriptive research method with a linguistic approach with the research object being the Grendeng community The result of the research on the shift of the Javanese Banyumas Dialect in Grendeng Village show that (1) Researchers found 21 data showing that the Javanese language shift in the Banyumas Dialect in Grendeng Viallage, consisting of children, 2 teenagers and adults, has experienced a shift. (2) Factors that cause a shift in the Banyumas Javanese Dialect in Grendeng Village include bilingual factors, educational factors, economic factors, and migration factors.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save