Home
Login.
Artikelilmiahs
43884
Update
GHINA MAULIDIA AMIN
NIM
Judul Artikel
Efektivitas Penambahan Kombinasi Fitobiotik Temulawak dan Bratawali terhadap Jumlah Sel Darah Merah dan Hemoglobin Ayam Broiler
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian bertujuan untuk mengkaji efektifitas penambahan kombinasi fitobiotik temulawak dan bratawali dalam air minum terhadap jumlah sel darah merah dan hemoglobin ayam broiler. Materi yang digunakan dalam penelitian yaitu DOC (Day Old Chick) sebanyak 64 ekor. Pakan yang diberikan berupa pakan komersial multifeed BR 1-7 RT. Kombinasi fitobiotik temulawak dan bratawali diberikan pada ternak dalam air minum secara ad libitum. Pemeliharaan dilakukan selama 35 hari di Experimental Farm, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman. Sampel darah ayam diambil sebanyak 2 ml melalui vena brachiallis. Analisis sampel dilakukan di Laboratorium Teknologi Veteriner Sekolah Vokasi UGM. Perhitungan jumlah sel darah dilakukan secara manual menggunakan haemocytometer dan kadar hemoglobin dihitung menggunakan Metode Sahli. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 16 unit percobaan. Masing-masing unit percobaan terdiri dari 4 ekor ayam sehingga terdapat 64 ekor broiler yang digunakan. Perlakuan yang diberikan terdiri dari P1 = Kelompok kontrol, air minum tanpa penambahan kombinasi fitobiotik temulawak dan bratawali, P2 = Air minum+kombinasi temulawak 2,5 g/L dan 2,5 g/L bratawali, P3 = Air minum+kombinasi temulawak 5 g/L dan bratawali 5 g/L, P4 = Air minum+ kombinasi temulawak 10 g/L dan bratawali 10 g/L. Analisis data menggunakan Analisis Variansi dengan Uji Lanjut Beda Nyata Jujur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rataan jumlah sel darah merah ayam broiler sebesar 2,08 ± 0,25x 106/mm3 – 2,77 ± 0,32 x106/mm3; dan nilai rataan jumlah hemoglobin sebesar 6,5 ± 0,35 g/dL - 7,05 ± 1,15 g/dL. Hasil Analisis Variansi menunjukkan pemberian kombinasi fitobiotik temulawak dan bratawali dalam air minum tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap jumlah sel darah merah dan hemoglobin ayam broiler. Kesimpulan penelitian ini yaitu penambahan kombinasi fitobiotik temulawak dan bratawali hingga 10 g/L air minum memberikan pengaruh yang sama terhadap jumlah sel darah merah dan hemoglobin ayam broiler.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The aim of the research was to examine the effectiveness of adding a combination of phytobiotics temulawak and bratawali to drinking water on the amount red blood cells and hemoglobin of broiler chickens. The material used in the research was 64 DOC (Day Old Chick). The feed given was multifeed BR 1-7 RT. The phytobiotic combination of temulawak and bratawali was given in drinking water. The maintenance was carried out for 35 days at the Experimental Farm, Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Soedirman University. Chicken blood samples were taken as much as 2 ml in the brachial vein. Sampel analyzed at the SV UGM Veterinary Technology Laboratory. Blood cell counts were calculated manually using a haemocytometer, and hemoglobin levels were calculated using the Sahli Method. The research design used a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 4 repetitions so that there were 16 experimental units. Each experimental consisted of 4 chickens so there were 64 broilers used. The treatment consisting of P1 = control group, drinking water without the addition of the phytobiotic combination of temulawak and bratawali, P2 = drinking water + combination of 2,5 g/L temulawak and 2,5 g/L bratawali, P3= drinking water+ combination of temulawak 5 g/L and bratawali 5 g/L, P4 = drinking water + combination of temulawak 10 g/L and bratawali 10 g/L. The result of the study showed that the average value of amount red blood cells in broiler chickens was 2,08 ± 0,25 x 106/mm3 – 2,77 ± 0,32 x 106/mm3; and the average value of hemoglobin is 6,5 ± 0,35 g/dL - 7,05 ± 1,15 g/dL. Data analysis uses analysis of variance with the Honest Significant Difference Follow-up Test. The result of analysis variance showed that the combination of phytobiotics temulawak and bratawali in drinking water had no significant effect (P>0,05) on the amount red blood cells and hemoglobin in broilers. The conclusion of this research was that the addition of a combination phytobiotics temulawak and bratawali up to 10 g/L of drinking water has the same effect on the amount of red blood cells and hemoglobin in broiler chickens.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save