Home
Login.
Artikelilmiahs
42270
Update
ZUFAR ALPHYLANO AHNAF
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Level Nitrogen Dari Jenis Pupuk Anorganik Yang Berbeda Pada Produksi Segar Dan Bahan Kering Rumput Benggala (Panicum maximum)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Abstrak. Penelitian berjudul “Pengaruh Level Nitrogen dari Jenis Pupuk Anorganik yang Berbeda pada Produksi Segar dan Bahan Kering Rumput Benggala (Panicum maximum)”. Penelitian dilaksanakan di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten. Pengukuran bahan kering dilaksanakan di Laboratorium Agrostologi, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh level nitrogen dari jenis pupuk anorganik yang berbeda pada produksi segar dan bahan kering Rumput Benggala. Materi penelitian yang digunakan adalah Rumput Benggala, feses sapi perah dan pupuk anorganik yaitu urea, NPK, dan ZA. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pemberian level pupuk anorganik mengacu pada kandungan urea yaitu 100 kg/defoliasi/ha, 200 kg/defoliasi/ha, dan 300 kg/defoliasi/ha yang cara pemberiannya masing-masing dicampur dengan 3 kg pupuk organik feses sapi perah. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa tidak adanya pengaruh nyata pada produksi segar dan bahan kering pada perlakuan pupuk anorganik. Kesimpulan penelitian yaitu pemberian level nitrogen dari pupuk Urea, ZA, dan NPK dengan pupuk dasar feses sapi perah tidak meningkatkan produksi segar dan bahan kering rumput Benggala. Pemberian pupuk NPK dosis 3 sebanyak 138 g/1,5m2 /defoliasi atau 920 kg/ha/defoliasi atau setara dengan urea 300 kg/ha/defoliasi terdapat kecenderungan peningkatan produksi segar dan bahan kering rumput Benggala (Panicum maximum).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Abstract. The research titled "The Effect of Different Types of Inorganic Fertilizer Nitrogen Levels on Fresh and Dry Matter Production of Guinea Grass (Panicum maximum)". Research was conducted in Limpakuwus Village, Sumbang District, Banyumas Regency. The observations dry matter took place in the Agrostology Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Universitas Jenderal Soedirman. The aim of the study was to determine the influence of nitrogen levels from different types of inorganic fertilizers on the fresh and dry matter production of Guinea Grass. The research materials included Guinea Grass, dairy cow manure, and inorganic fertilizers such as urea, NPK, and ammonium sulfate (ZA). The research employed a Completely Randomized Design (CRD). The application of inorganic fertilizer levels referred to the urea nitrogen content, namely 100 kg/defoliation/ha, 200 kg/defoliation/ha, and 300 kg/defoliation/ha, with each application mixed with 3 kg of organic manure from dairy cow manure. The analysis of variance results indicated no significant effect on fresh and dry matter production with different inorganic fertilizer treatments. The conclusion of the study is that nitrogen level application from Urea, ZA, and NPK fertilizers with a base of dairy cow manure does not increase the fresh and dry matter production of Guinea Grass. Application of NPK fertilizer at a dose of 3, equivalent to 138 g/1.5m2 /defoliation or 920 kg/ha/defoliation, or equal to urea 300 kg/ha/defoliation, shows a tendency to increase the fresh and dry matter production of Guinea Grass (Panicum maximum).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save