Home
Login.
Artikelilmiahs
39991
Update
FEBRIANA AYU FADLILLAH
NIM
Judul Artikel
STATUS KEBERLANJUTAN KAMPUNG BANDENG TERPADU DI UJUNGWATU, KECAMATAN DONOROJO, KABUPATEN JEPARA (TEKNIK PENDEKATAN RAPFISH)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bandeng (Chanos chanos) merupakan ikan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Pada tahun 2021, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengadakan program prioritas nasional untuk mengembangkan klaster tambak bandeng terpadu di Kabupaten Jepara. Namun, diperlukan monitoring secara berkala untuk mengetahui status keberlanjutannya. Oleh karena itu, perlu dilakukan kajian mengenai indeks dan status keberlanjutan klaster bandeng terpadu. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menilai status keberlanjutan dan faktor pengungkit yang mempengaruhi keberlanjutan klaster bandeng di Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey lapangan. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara (kuesioner), dan dokumentasi. Penilaian status keberlanjutan dilakukan menggunakan Rapfish dengan analisis Multi Dimensional Scaling dan Monte Carlo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 4 subsistem yang memiliki kategori status kurang berkelanjutan, yaitu: subsistem produksi dan ekologi dengan indeks 47,93; subsistem regulasi dan kelembagaan dengan indeks 46,11; subsistem tataniaga dan pasar dengan indeks 37,59; serta subsistem promosi dan pengembangan produk dengan indeks 45,67. Sedangkan terdapat 3 subsistem yang memiliki kategori cukup berkelanjutan, yaitu: subsistem teknologi dan infrastruktur dengan indeks 50,01; subsistem sosial-ekonomi dengan indeks 54,25; subsistem pembiayaan mikro dengan indeks 60,51. Berdasarkan nilai tersebut, maka status keberlanjutan pengembangan klaster bandeng terpadu tergolong rendah dan kurang berkelanjutan. Kata kunci : bandeng, faktor pengungkit, indeks keberlanjutan, subsistem, terpadu
Abtrak (Bhs. Inggris)
Milkfish (Chanos chanos) is a fish that has high potential to be developed. In 2021, the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries has a national priority program to develop an integrated milkfish pond cluster in Jepara Regency. However, regular monitoring is needed to determine its sustainability status. Therefore, it is necessary to analyze the index and sustainability status of the integrated milkfish cluster. The purpose of this study was to assess the sustainability status and leverage factors affecting the sustainability of the milkfish cluster in Ujungwatu Village, Donorojo District, Jepara Regency. The method used in this research is the field survey method. Data collection methods were observation, interviews (questionnaires), and documentation. Sustainability status assessment was conducted using Rapfish with Multi Dimensional Scaling and Monte Carlo analysis. The results of this study showed that there were 4 subsystems that had a less sustainable status category, namely: production and ecological subsystems with an index of 47.93; regulatory and institutional subsystems with an index of 46.11; trading and market subsystems with an index of 37.59; and promotion and product development subsystems with an index of 45.67. Meanwhile, there are 3 subsystems that have a fairly sustainable category, namely: technology and infrastructure subsystem with an index of 50.01; socio-economic subsystem with an index of 54.25; microfinance subsystem with an index of 60.51. Based on these values, the sustainability status of integrated milkfish cluster development is low and less sustainable.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save