Home
Login.
Artikelilmiahs
39259
Update
ZACKY HANIFA FIRDAUS
NIM
Judul Artikel
ESTIMASI KADAR AMIKASIN PADA PASIEN PNEUMONIA DI RSUD AJIBARANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Amikasin merupakan antibiotik golongan aminoglikosida yang memiliki nilai sensitivitas yang baik terhadap bakteri penyebab pneumonia seperti Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa, dan Acinetobacter baumannii. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan estimasi kadar obat amikasin dalam darah dengan perhitungan farmakokinetika sehingga tercapai efektivitas yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode case series yang bersifat retrospektif. Gambaran estimasi kadar amikasin di RSUD Ajibarang pada pasien pneumonia rawat inap di RSUD Ajibarang periode Januari 2018-Desember 2020 sebanyak 1 pasien berada pada rentang terapi (8-16 mg/L), sebanyak 6 pasien berada di bawah rentang terapi (<8 mg/L) dan 2 pasien berada di atas rentang terapi (>16 mg/L). Nilai MIC bakteri berbeda-beda, untuk bakteri Klebsiella pneumoniae 4 mg/L, Acinetobacter baumannii 8 mg/L, dan Pseudomonas aeruginosa 16 mg/L. Nilai rasio Cmax/MIC dikatakan baik jika ≥8 mg/L. Nilai Rasio Cmax/MIC untuk Klebsiella pneumoniae mencapai rentang optimal pada 1 pasien (≥8 mg/L). Untuk bakteri Acinetobacter baumannii mencapai rentang optimal sebanyak 3 pasien (≥8 mg/L), dan bakteri Pseudomonas aeruginosa mencapai rentang optimal pada 1 pasien (≥8 mg/L). Pemberian amikasin pada pasien perlu dilakukan monitoring kadar karena jika kadar berada diatas rentang terapi akan meningkatkan potensi toksisitas/ADR dan jika berada dibawah rentang terapi tidak menimbulkan efek terapetik yang diinginkan
Abtrak (Bhs. Inggris)
Amikacin is an aminoglycoside class antibiotic that has a good sensitivity value against bacteria that cause pneumonia such as Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa, and Acinetobacter baumannii. The purpose of this study was to determine the estimation of amikacin drug levels in the blood with pharmacokinetic calculations to achieve optimal effectiveness. This study used a retrospective case series method. The estimation of amikacin levels at RSUD Ajibarang in hospitalized pneumonia patients in RSUD Ajibarang for the period January 2018-December 2020 was 1 patient in the therapeutic range (8-16 mg/L), 6 patients were below the therapeutic range (<8 mg/L) and 2 patients were above the therapeutic range (>16 mg/L). The MIC values of bacteria vary, for Klebsiella pneumoniae 4 mg/L, Acinetobacter baumannii 8 mg/L, and Pseudomonas aeruginosa 16 mg/L. The Cmax/MIC ratio value is said to be good if ≥8 mg/L. The Cmax/MIC ratio value for Klebsiella pneumoniae reached the optimal range in 1 patient (≥8 mg/L). For Acinetobacter baumannii bacteria, it reached the optimal range in 3 patients (≥8 mg/L), and Pseudomonas aeruginosa bacteria reached the optimal range in 1 patient (≥8 mg/L). Administration of amikacin to patients needs to be monitored because if the level is above the therapeutic range it will increase the potential for toxicity / ADR and if it is below the therapeutic range it does not cause the desired therapeutic effect
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save