Artikel Ilmiah : H1E010009 a.n. LANI DEWI AVITANINGSIH
| NIM | H1E010009 |
|---|---|
| Namamhs | LANI DEWI AVITANINGSIH |
| Judul Artikel | PENGOLAHAN PASIR BESI MENJADI PIGMEN OKSIDA BESI (MERAH, KUNING, HITAM) MELALUI METODE KALSINASI |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah berupa pasir besi. Pasir besi mengandung oksida besi di antaranya magnetite (Fe3O4), hematite (Fe2O3), dan maghemite (Fe2O3). Mineral tersebut memilki potensi untuk dibuat pigmen warna. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan pigmen warna hitan, merah, kuning berbasis pasir besi Cilacap. Pembuatan pigmen warna hitam, dilakukan dengan melarutkan Fe3O4 menggunakan larutan NaOH dan NH4OH, sedangkan untuk pigmen merah, dan kuning dengan melarutkan Fe2O3 menggunakan larutan H2SO4, dan HCl. Pigmen hitam, merah, kuning di kalsinasi pada temperatur dan lama kalsinasi 800 ºC selama 2 jam, 650 ºC selama 3 jam, dan 250 ºC selama 4 jam. Pigmen selanjutnya di karakterisasi menggunakan XRD, SEM-EDX, PSA, dan pengukuran uji warna Chromameter L*a*b*. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serbuk pigmen warna hitam, merah, kuning telah berhasil dibuat menggunakan metode kalsinasi dari pasir besi alam. Serbuk pigmen warna hitam, merah, kuning memiliki struktur kristal kubik, rhombohedral, dan orthorhombic. Bentuk morfologi permukaan masing-masing pigmen yakni butiran bulat seragam, butiran bulat dengan ukuran lebih besar, dan bentuk seperti jarum memanjang serta permukaan tampak halus. Dengan ukuran butir partikel 926,4 nm, 79,2 nm, dan 340,9 nm. Ketiga pigmen tersebut memiliki kandungan utama unsur adalah besi (Fe), dan oksigen (O). Serbuk pigmen warna hitam, merah, kuning berdasarkan hasil uji warna chromameter memiliki koordinat L*a*b* dan deltaE adalah (23,99, 2,41, 1,78 dan 2,68), (43,23, 16, 17,3 dan 9,90), (66,76, 14,84, 49,95 dan 4,87). Pigmen warna hitam dinilai dari deltaE yang dibuat telah sesuai dengan standar, sedangkan dinilai dari ukuran partikelnya pigmen warna merah yang telah dibuat dengan ukuran nanometer. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Indonesia has abudant natural resource such as iron oxide. Iron oxide containing iron oxides magnetite (Fe3O4), hematite (Fe2O3), and maghemite (Fe2O3). These minerals to be made color pigments. The purpose of this research is to produce a pigment black, red, yellow iron oxide based Cilacap. Making black pigment made by dissolving Fe3O4 using NaOH solution and NH4OH, as for the red oxide pigment, and yellow oxide by dissolving Fe2O3 using solution H2SO4 and HCl. Pigment black, red, yellow on the calcination 800 ºC for 2 hours, 650 ºC for 3 hours, and 250 ºC for 4 hours. Pigments in the subsequent characterization using by XRD, SEM-EX, PSA, and tesr measurement Chromameter color L*a*b*. The result showed that the pigment powder in black, red, yellow has been created using the method of calcination of natural iron oxide. Powder pigment black, red, yellow has a crystal structure cubic, rhombohedral, and orthorhombic.the shape of the surface morphology of each pigment granules round the uniform, spherical granules with a size large, elongated needle like shape and the surface looks smooth. With a grain size of particles 926,4 nm, 79,2 nm, and 340,9 nm. The three main pigments contained an element is iron (Fe), and oxygen (O). Powder pigment black, red, yellow color based on test result chromameter has coordinates L*a*b* and deltaE is (23,99, 2,41, 1,78 and 2,68), (43,23, 16, 17,3 and 9,90), (66,76, 14,84, 49,95 and 4,87). Black pigment assessed from deltaE are made in accordance with the standars, while judged by the size of the particles is the red pigment that has been made with size nanometer. |
| Kata kunci | Pasir besi, kalsinasi, pigmen besi oksida, chromameter, XRD, SEM-EDX, PSA. |
| Pembimbing 1 | Bilalodin, S.Si., M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M. Eng |
| Pembimbing 3 | Dr.-Eng Mukhtar Effendi |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 91 |
| Tgl. Entri | 2014-11-17 23:32:29.273583 |