Artikel Ilmiah : F1D009044 a.n. FAIZAL AL KAHFI

Kembali Update Delete

NIMF1D009044
NamamhsFAIZAL AL KAHFI
Judul ArtikelGERAKAN BURUH MELALUI FEDERASI: STUDI GERAKAN FEDERASI PERJUANGAN BURUH INDONESIA (FPBI) DI KABUPATEN BEKASI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan terbentuknya Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) dan mengetahui cara beroperasi di Kabupaten Bekasi. Dengan menggunakan metode kualitatif hasil penelitian ini menjelaskan bahwa munculnya serikat buruh FPBI merupakan bentuk perlawanan dari kesenjangan di dalam sistem produksi yang dimulai dari rasa kekecewaan buruh atau deprivasi relatif, khususnya decremental deprivation. Dalam gerakannya, FPBI melakukan advokasi kepada anggotanya sebagai bentuk pola pengorganisasian internal. Pola pengorganisasian internal ini dibentuk agar para anggotanya memahami permasalahan buruh. Selain itu, FPBI juga menjalin kerjasama yang melibatkan serikat buruh lainnya sebagai sumber kekuatan dalam ruang lingkup eksternal. Kerja sama atau keterlibatan kritis yang dilakukan FPBI ini dapat dilihat dalam sebuah aliansi bernama Sekber yang melibatkan beberapa serikat buruh lainnya. Gerakan FPBI menunjukan keefektifannya dengan menyelesaikan perselisihan dalam kasus PT. Siliwangi dan mendapatkan tuntutannya. Selain itu, FPBI juga menunjukan eksistensinya bersama Sekber dengan ikut berpartisipasi dalam May Day 2014 di Istana Merdeka. Dalam aksinya, FPBI menuntut kelayakan hak-hak normatif seperti upah layak nasional dan juga bertujuan ingin membentuk partai politik alternatif. Keinginan membentuk partai politik alternatif ini disebabkan ketidakpercayaan FPBI bersama Sekber kepada calon pemimpin dalam pemilu 2014. Hal ini menunjukkan bahwa meningkatnya harapan atau aspiration deprivation yang dialami FPBI
Abtrak (Bhs. Inggris)The purpose of this study is to describe the formation of Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) and to know how to operate in Bekasi. By using qualitative methods, the results of this study explain that the emergence of FPBI trade unions is a form of resistance of the gap in the production system that starts from a sense of disappointment of labor or relative deprivation, especially decremental deprivation. In its movement, FPBI do an advocate for its members as a form of internal organizing pattern. This internal organizing pattern was formed so that members understand the labor issues. In addition, FPBI also make a cooperation involving other unions as a source of strength in the external scope. This cooperation or critical engagement that FPBI do, can be seen in an alliance called the Joint Secretariat involving several other union. FPBI movement shows its effectiveness by resolving disputes in PT. Siliwangi case and gets its claim. In addition, FPBI also shows its existence along with the Joint Secretariat participated in the May Day 2014 at the Istana Merdeka. In the action, FPBI demanding normative rights feasibility as a national living wage and also is intended to form an alternative political party. The desire to form an alternative political party is due to mistrust FPBI and Joint Secretariat to the leader candidate in the 2014 elections. This suggests that the increased expectation or aspiration deprivation experienced by FPBI.
Kata kunciSerikat Buruh FPBI, decremental deprivation, aspiration deprivation, advokasi, keterlibatan kritis.
Pembimbing 1Ahmad Sabiq, S.IP.,MA
Pembimbing 2Dra. Tri Rini Widyastuti, M.Si
Pembimbing 3Andi Ali Said Akbar, S.IP.,MA
Tahun2014
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2014-11-17 21:56:35.943407
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.