Artikel Ilmiah : F1B010026 a.n. LUKITA WERDHANI
| NIM | F1B010026 |
|---|---|
| Namamhs | LUKITA WERDHANI |
| Judul Artikel | Akuntabilitas Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya komitmen, alokasi pendanaan, serta rencana dan realisasi program yang belum sesuai dengan kebutuhan populasi kunci. Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui KPAK Banyumas dalam penanggulangan HIV&AIDS di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pemilihan informan purposive dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akuntabilitas Komisi Penanggulangan AIDS (KPAK) Kabupaten Banyumas belum berjalan baik. Berdasarkan aspek penelitian yang digunakan, responsibilitas yang berkaitan dengan kemampuan teknis dan mekanisme akuntabilitas vertikal menjadi aspek yang paling baik. Sementara responsivitas yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan populasi kunci dan mekanisme akuntabilitas horisontal menjadi aspek terendah. Hal tersebut dikarenakan belum terpenuhinya kebutuhan populasi kunci yang terkendala oleh keterbatasan wewenang serta lemahnya sumberdaya. Implikasi yang diberikan peneliti yaitu pemerintah daerah Kabupaten Banyumas perlu meningkatkan komitmennya dalam bentuk pengadaan regulasi dan peningkatan anggaran untuk penanggulangan HIV&AIDS. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research based on the increasing of the low level of commitment, budget allocation, and unsuitable plan and the realization of the program with the main population. The purpose of this research is to know about KPAK Banyumas work in HIV&AIDS countermeasure of Banyumas Regency. The method which uses in this research is qualitative-descriptive with purposive selection informant and snowball sampling technique. The result of the research shows that Accountability of AIDS Countermeasure Commission of Banyumas Regency has not been going well. Based on the research aspect which used, responsibility which related with the ability of technique and vertical accountability mechanism become the best aspect. In the other hand, responsiveness which related with main population need and horizontal accountability mechanism become the lowest aspect. That was because the needs of key populations unfulfilled are constrained by limitations of authority and lack of resources. The implication who given by researcher is Banyumas government needs to increase the commitment of regulations and increase the budget to prevent HIV&AIDS. |
| Kata kunci | akuntabilitas, hiv&aids, responsibilitas |
| Pembimbing 1 | Dr. Dyah Retna Puspita, M.Hum |
| Pembimbing 2 | Dr. Muslih Faozanudin, M.Sc |
| Pembimbing 3 | Tobirin, S.Sos, M.Si |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2014-11-17 14:40:49.349273 |