Artikel Ilmiah : H1F008011 a.n. EWEN SATYA ROODNEY
| NIM | H1F008011 |
|---|---|
| Namamhs | EWEN SATYA ROODNEY |
| Judul Artikel | GEOLOGI DAN STUDI ALTERASI-MINERALISASI BIJIH DAERAH MENGKUBANG DAN SEKITARNYA KECAMATAN DAMAR, KABUPATEN BELITUNG TIMUR, PROVINSI KEPULAUAN BANGKA-BELITUNG |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Secara geografis lokasi penelitian berada pada koordinat 2o76’80”–2o76’80” Lintang Selatan dan 108o22’39”-108o26’07” Bujur Timur tepatnya di Desa Mengkubang, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan luas daerah penelitian ± 12 km2. Fisiografi daerah penelitian termasuk ke dalam daerah perbukitan dengan morfologi perbukitan rendah (low hill). Satuan batuan daerah penelitian dimulai dari terbentuknya Satuan Batupasir berumur Permian Awal-Permian Akhir di lingkungan pengendapan laut. Setelah terbentuk kemudian di intrusi oleh Satuan Granit pada umur Kapur. Penelitian yang dilakukan menggunakan beberapa metode seperti pemetaan geologi pada daerah penelitian seluas 12 km2 (3 km x 4 km), sampling batuan dan analisis laboratorium. Pemetaan geologi ditujukan untuk mengetahui penyebaran litologi dan karakteristik mineralisasi bijih. Selain itu, untuk mengetahui stratigrafi dan kondisi struktur yang ada di daerah penelitian. Analisis laboratorium berupa petrografi dilakukan untuk mengetahui komposisi mineral penyusun litologi pada daerah penelitian. Analisis mineragrafi untuk mengidentifikasi mineral logam/bijih. Analisis XRF untuk mengetahui komposisi unsur kimia batuan, Analisis PIMA untuk mengetahui kandungan kelompok mineral lempung dan mineral yang mengandung gugus OH-. Hasil dari penafsiran peta topografi dan kondisi lapangan, didapatkan dua satuan geomorfologi yaitu satuan dataran denudasional peneplain (D5), dan satuan denudasional bergelombang lemah (D1). Berdasarkan hasil analisis PIMA dan Petrografi diketahui zona alterasi daerah penelitian terbagi menjadi tiga zona, yaitu albit ± kuarsa ± muskovit ± klorit ± serisit dengan suhu pembentukan 2300C-2800C, zona kaolin ± muskovit ± serisit dengan suhu pembentukan 500C-2800C, dan zona kaolin ± halloysite ± muskovit ± serisit dengan suhu pembentukan 500C-2800C. Struktur geologi yang berkembang di daerah penelitian berupa rekahan–rekahan yang terisi oleh mineral kuarsa dan K-feldspar, memiliki arah dominan Timurlaut–Baratdaya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Geographically, the study area at located of 2o76’80”–2o76’80” south latitude and 108o22’39”-108o26’07” east longitude Mengkubang area, damar sub district, belitung east regency, archipelago province Bangka Belitung, the area of research is about ± 12 km2. Physiographic areas of research including into hilly terrain with low hills morphology. The rock units areas starting from sandstone unit at Early Permian-Late Permian in the marine depotitional environment. After the two rocks are formed next in intrusion by granite intrusion at cretaceous age. Research conducted using several methods such as geological mapping in 12 km2 square (3 km x 4 km), sampling and laboratorium analysis. Geological mapping has purpose to know the distribution of lithology and characteristics of primary ore mineralization. Else to know about stratigraphy and structure setting in research area. Laboratorium analysis is petrography has purpose to know mineral composition in lithology. Mineragraphy analysis to identify metallic minerals/ores. XRF analysis to determine the chemical element composition of rocks, PIMA analysis to determine the content of clay minerals and mineral groups containing OH- groups. The result from interpretation of topographic map and field condition, the research area has one geomorphological unit that is peneplain (D5), weak and bumpy denudasional unit (D1). Based on the petrographic and PIMA analysis known alteration zone study area is divided into three zones, that are albite ± quartz ± muscovite ± chlorite ± sericite the temperature is 2300C-2800C, kaolinite ± muscovite ± sericite the temperature is 500C-2800C, and kaolinite ± halloysite ± muscovite ± sericite the temperature is 500C-2800C. Geological structures developed in this research area is form fracture filled by quartz and K-feldspar, has a dominant direction Northeast–Southwest. |
| Kata kunci | Belitung, PIMA, petrografi, mineragrafi, zona alterasi. |
| Pembimbing 1 | Mochammad Aziz, S.T., M.T |
| Pembimbing 2 | Siswandi, S.T., M.T |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 21 |
| Tgl. Entri | 2014-11-16 19:01:43.296379 |