Artikel Ilmiah : A1C110014 a.n. ATIAH FULANI FEBRIANTI
| NIM | A1C110014 |
|---|---|
| Namamhs | ATIAH FULANI FEBRIANTI |
| Judul Artikel | KELAYAKAN AGROINDUSTRI TEPUNG TAPIOKA "SARI BUMI KARYA" DI DESA PENICAN KECAMATAN KEMANGKONKABUPATEN PURBALINGGA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kabupaten Purbalingga mempunyai potensi yang cukup besar dalam bidang pertanian, khususnya tanaman ubi kayu yang merupakan bahan baku pembuatan tepung tapioka, hal itu menjadi alasan produsen “Sari Bumi Karya” untuk mendirikan usaha agroindustri tepung tapioka di Desa Penican Kecamatan Kemangkon. Pengembangan suatu usaha layak atau tidak diusahakan,dapat dinilai dengan melihat arus, skala usaha, serta keuntungan yang diperoleh dari usahanya tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui cash flow usaha agroindustri tepung tapioka “Sari Bumi Karya”di Desa Penican Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga. (2) Mengetahui skala usaha agroindustri tepung tapioka “Sari Bumi Karya” di Desa Penican Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga berdasarkan parameter penggunaan lahan, bahan baku, bahan penolong, dan tenaga kerja. (3) Mengetahui kelayakan agroindustri tepung tapioka “Sari Bumi Karya” Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga berdasarkan kriteria NPV, IRR, dan Net B/C. Penelitian ini dilakukan pada usaha agroindustri tepung tapioka “Sari Bumi Karya” di Desa Penican Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga. Penelitian dilakukan di agroindustri “Sari Bumi Karya” di Desa Penican Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga pada bulan April sampai dengan Mei 2014. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Metode analisis yang digunakan adalah analisis aliran kas masuk bersih; analisis biaya, penerimaan dan pendapatan; analisis kelayakan usaha menggunakan perhitungan kriteria investasi (NPV, IRR, Net B/C). Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Cash flow usaha agroindustri tepung tapioka “Sari Bumi Karya”di Desa Penican Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga yaitu pada tahun 2009 sampai 2013 mempunyai arus kas masuk rata- rata sebesar Rp9.804.265.230,00dengan rata-rata biaya total Rp9.014.371.734,00, laba bersih (pendapatan) rata-rata sebesar Rp789.893.496,00, dan diperoleh arus kas bersih dengan rata-rata sebesar Rp843.803.463,00. (2) Usaha agroindustri tepung tapioka “Sari Bumi Karya” di Desa Penican Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga merupakan usaha tepung tapioka yang berskala besar berdasarkan parameter penggunaan lahan, bahan baku, bahan penolong dan tenaga kerja. (3) Hasil analisis kelayakan usaha agroindustri tepung tapioka “Sari Bumi Karya” di Desa Penican Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga menunjukkan bahwa NPV sebesar Rp1.367.225.782,00, IRR sebesar 57,41 persen, Net B/C sebesar 1,41, maka usaha agroindustri tepung tapioka “Sari Bumi Karya” layak untuk terus dilanjutkan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Purbalingga Regency have considerable potential in the field of agricultur, particulary cassava plant which is raw material for making tapioca flour. This is the reason manufacturers“Sari Bumi Karya”to establish agroindustry enterprises tapioca flour in the Penican Village, Kemangkon Sub-District. Development of viable business or not cultivated can be assessed by looking at the cash flow, the scale of business, as well as the benefitsof these efforts. This research was aimed to: (1)Knowing cash flow tapioca flour agroindustry”Sari Bumi Karya”in the Penican Village Kemangkon Sub-District Purbalingga Regency. (2)Knowing the business scale tapioca flour agroindustry“Sari Bumi Karya” in the Penican Village Kemangkon Sub-District in the Purbalingga Regency of parameters based on land use, raw material, auxiliary materials, and labor. (3)Knowing the feasibility of agroindustry tapioca flour “Sari Bumi Karya” in the Penican Village Kemangkon Sub-District Purbalingga Regency based on the criteria of NPV, IRR and Net B/C. the research was conducted on agroindustry tapioca flour “Sari Bumi Karya” in the Penican Village Kemangkon Sub-District Purbalingga Regency. This research implemented in “Sari Bumi Karya” business in the Penican Village,Kemangkon Sub-District Purbalingga Regency on April until May, 2014. Research uses the case study method. The analytical method used is net cash flow analysis; analysis of costs, revenues, and operating income; analysis of the feasibility of using the calculation of the investment criteria (NPV,IRR,Net B/C). The result of research showed that: (1)Cash flow tapioca flour agroindustry enterprises”Sari Bumi Karya” in the Penican Village Kemangkon Sub-District Purbalingga Regency that in 2009 until 2013 had a cash inflow amounting to Rp9.804.265.230,00 on average with an average total cost is Rp9.014.371.734,00 net profit (income) average is Rp789.893.496,00 and net cash flow obtained with an average is Rp843.803.463,00. (2)Agroindustry tapioca flour “Sari Bumi Karya” in the Penican Village Kemangkon Sub-District Purbalingga Regency is a business that large-scale based on parameters land use, raw materials, auxiliary materials and labor. (3)The results of a financial analysis of agroindustry tapioca flour “Sari Bumi Karya” in the Penican Village, Kemangkon Sub-District in the Purbalingga Regency indicate that the NPV is Rp1.367.225.782,00, an IRR is 57,41 percent, Net B/C is 1,41, Which means agroindustry tapioca flour “Sari Bumi Karya” viable to cultivated. |
| Kata kunci | Tepung Tapioka, Agroindustri, Kelayakan |
| Pembimbing 1 | Ir. H. Kasan Kohari., M.SP |
| Pembimbing 2 | Ir. Hj. Sri Widarni, M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 85 |
| Tgl. Entri | 2014-11-15 20:09:36.880369 |