Artikel Ilmiah : A1C010019 a.n. DWITA FRIDA WITLIYANI
| NIM | A1C010019 |
|---|---|
| Namamhs | DWITA FRIDA WITLIYANI |
| Judul Artikel | PERSEPSI PETANI TERHADAP KEBERADAAN SUB TERMINAL AGRIBISNIS DI KECAMATAN PANUMBANGAN KABUPATEN CIAMIS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Sub Terminal Agribisnis (STA) adalah institusi yang bergerak dalam bidang pelayanan pemasaran sentra produksi pertanian di Kecamatan Panumbangan, Ciamis, Jawa Barat. Optimalisasi STA diprioritaskan pada pengembangan produksi dan produktivitas pertanian komoditas unggulan daerah, pengembangan sarana dan prasarana pendukung investasi melalui pengembangan kelompok tani dan koperasi jasa agribisnis yang ditandai dengan semakin meningkatnya laju pertumbuhan ekonomi (LPE). Saat ini petani STA Panumbangan telah menghasilkan produk holtikultura yang sebagian besar dipasarkan ke pasaran lokal. Produk-produk tersebut antara lain cabai merah, cabai keriting, tomat, buncis, kacang panjang, pakcoy, caisim dan mentimun. Pada penelitian ini produk yang diteliti dalam pemasarannya dibatasi yaitu cabai merah, tomat, dan mentimun. Produk dipilih berdasarkan produk yang paling banyak produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1)Menghitung tingkat pendapatan para petani pengguna STA, 2)Mengetahui presepsi petani terhadap keberadaan Sub Terminal Agribisnis (STA) dan 3)Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi presepsi petani terhadap keberadaan Sub Terminal Agribisnis. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Mei 2014 sampai Juni 2014 dengan sasaran penelitian adalah petani pengguna Sub Terminal Agribisnis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan teknik pengambilan data secara sensus. Analisis data menggunakan analisis pendapatan, skala Likert’s, dan Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)Tingkat pendapatan petani cabai merah rata-rata per luas lahan (0,19 ha) yaitu sebesar Rp18.624.950,00 dalam satu kali musim tanam.Tingkat pendapatan petani tomat rata-rata per luas lahan (0,11 ha) yaitu sebesar Rp6.161.398,00 dalam satu kali musim tanam. Tingkat pendapatan petani mentimun rata-rata per luas lahan (0,11 ha) yaitu sebesar Rp5.814.014,00. 2)Tingkat persepsi petani terhadap keberadaan Sub Terminal Agribisnis di Kecamatan Panumbangan sebesar 104 yang berada diantara median dan kuartil III termasuk dalam kategori tinggi. 3)Variabel tingkat pelayanan dan harga produk berpengaruh nyata terhadap persepsi petani sedangkan variabel usia, pendidikan, pengalaman usahatani, kondisi tempat dan penyediaan saprodi berpengaruh tidak nyata terhadap persepsi petani |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Sub Terminal Agribisnis is the institution that concern in marketing service in agriculture production centers in Panumbangan District, Ciamis Regency, West Java. The STA optimization prioritized in production development and agriculture productivity of region comodity seed, tool development, the supporting investment infrastucture through The farmer groups, and Agribusiness Cooperative service union, which seen by increasing of the economics growth. Currently STA Panumbangan has produced horticultural products are mostly sold to the local market. The products include : red chili, chili curls, tomato, beans, long beans, pakcoy, caisim, and cucumber. In this research were examined in the marketing of products limited the red chili, tomato, and cucumber. Products are selected based on the most production products. The purpose of this research are to analyze : 1)To count the farmers who use STA. 2)To know The farmers’s perception about the existance of STA. 3)Analyze the factors that influence perception of the existance of STA. This research did in Panumbangan District, Ciamis Regency, on May 2014 until June 2014 with the target ist the farmers who use STA. The method that use in this research is Study case, by take the cencus. Analysis of the data using Income Analyze, Likert's scale, and Multiple Linear Regression. The result shown us that : 1)The chili farmers income per lard area (0,19 ha) average got Rp18.624.950,00 in every growing season. The tomato farmers income per lard area (0,11 ha) average got Rp6.161.398,00 in every growing season. The cucumbar farmers income per lard area (0,11 ha) average got Rp5.814.014,00 in every growing season. 2)The level of farmers perception to STA in Panumbangan District average got 104,between median and quartal III that counted as the high category. 3)The level of service and product price significantly influence the farmers perseption and The age variable, Education background, The farming expenence, The place condition, The provision of inputs are not significantly influence the farmer perception. |
| Kata kunci | Persepsi, Sub Terminal Agribisnis |
| Pembimbing 1 | Ir. Tatang Widjojoko, M.P. |
| Pembimbing 2 | Ir. Dwi Purwastuti, M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2014-11-15 10:43:06.530628 |