Artikel Ilmiah : H1H009032 a.n. SOBIRIN
| NIM | H1H009032 |
|---|---|
| Namamhs | SOBIRIN |
| Judul Artikel | KONVERSI PAKAN DAN PERTUMBUHAN IKAN LELE (Clarias gariepinus) PADA SISTEM BIOFLOK DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG TERIGU |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Teknologi bioflok adalah teknik produksi yang memanfaatkan nitrogen menjadi biomassa bakteri (flok) dengan penambahan karbohidrat yang memperhatikan keseimbangan rasio C/N. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konversi pakan dan pertumbuhan ikan lele (Clarias gariepinus) pada sistem bioflok dengan penambahan tepung terigu. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 (empat) perlakuan. Ulangannya adalah jumlah individu (ikan) yang disampling tiap minggu sebanyak 40 ekor ikan tiap kolam.Adapun perlakuan yang diuji sebagai berikut: P1 : Tanpa penambahan tepung terigu pada kolam non bioflok (kontrol); P2 : Dosis penambahan tepung terigu pada kolam bioflok 15 g/m3; P3 : Dosis penambahan tepung terigu pada kolam bioflok 20 g/m3; P4 : Dosis penambahan tepung terigu pada kolam bioflok 25 g/m3. Penambahan dosis sumber karbohidrat didasari rasio C/N. Pemeliharaan benih dilakukan selama 35 hari di Kolam Percobaan Bioflok Jurusan Perikanan dan Kelautan, Fakultas Sains dan Tekik, Universitas Jenderal Soedirman. Parameter penelitian meliputi konversi pakan dan pertumbuhan. Sedangkan parameter pendukungnya adalah kualitas air yang meliputi suhu, pH, dan total amoniak (TAN). Data dianalisis sidik ragam (Anova) dan uji lanjut Tukey. Hasil penelitian menunjukkan nilai konversi pakan paling kecil yaitu pada kolam P3 (0,74).Pertumbuhan ikan lele pada sistem bioflok dengan perlakuan penambahan tepung terigu tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan lele, hasil pertumbuhan terbaik yaitu pada P1 (kontrol) (3,28 g) Pertumbuhan ikan lele sistem bioflok sangat dipengaruhi kondisi kualitas air utamanya Total Amoniak Nitrogen (TAN) pada minggu terahir pada P4 (1,02 ml/L). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Bioflok technology is production techniques that utilize nitrogen into bacterial biomass (FLOC) with the addition of carbohydrate that the balance ratio of C/N. The purpose of this study was to determine the feed conversion and growth of catfish (Clariasgariepinus) on bioflok system with the addition of flour. The method used in this study is the experimental method completely randomized design (CRD) with 4 (four) treatment. Deuteronomy it is the number of individuals (fish) were sampled every week as many as 40 fish per pond. The treatments were tested as follows : P1 : Without the addition of wheat flour in an non bioflok (control) ; P2 : Dose addition of wheat flour on an bioflok 15 g/m3 ; P3 : Dose addition of wheat flour on an bioflok 20 g/m3 ; P4 : Dose addition of wheat flour on an bioflok 25 g/m3 . The addition of carbohydrate source dose based on C/N ratio . Maintenance seeds for 35 days in Swimming Experiment Bioflok Department of Fisheries and Marine Resources , Faculty of Science and Engineering , University of General Soedirman . Research parameters include feed conversion and growth . While supporters are watr quality parameters which include temperature , pH , and total ammonia (TAN) . Data analysis of variance (ANOVA) and Tukey's test further . The results showed the smallest value of feed conversion is the pool P3 (0.74). Growth catfish on bioflok system with the addition of flour treatment did not affect the growth of catfish , the best growth results are in P1 (control) (3.28 g). Growth catfish bioflok system is influenced primarily water quality conditions Total Ammonia Nitrogen (TAN) in the last week on P4 (1.02 ml/L). |
| Kata kunci | Konversi pakan, Pertumbuhan, Ikan Lele, Bioflok dan Tepung Terigu |
| Pembimbing 1 | Taufik Budhi Pramono, S.Pi,M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Marhaendro Santoso, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2014-11-14 22:09:30.181648 |