| NIM | A1L010130 |
| Namamhs | GIGIN FAJARUDDIN |
| Judul Artikel | PENGARUH ARANG KAYU DAN PUPUK NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH KULTIVAR SUMENEP PADA MEDIA PASIR PANTAI |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengkaji pengaruh pemberian arang kayu, 2) mengkaji pengaruh pemberian pupuk nitrogen dan 3) mengetahui pola interaksi pemberian arang kayu dan pupuk N terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah kultivar Sumenep pada media pasir pantai. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) pola faktorial dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah arang kayu dengan 3 taraf yaitu 30, 60, dan 90 g/kg media atau setara dengan 91.56, 183.12, dan 274.68 ton/ha. Faktor kedua adalah dosis pupuk N dengan 3 taraf yaitu 121.5, 182.25, dan 243 kg N/ha. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, bobot tanaman segar dan kering, jumlah umbi, diameter umbi, bobot umbi segar dan kering, indeks panen. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan uji F, apabila terdapat pengaruh perlakuan dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kesalahan 5% dan analisis regresi. Dosis arang kayu terbaik pada takaran 60 g/kg media atau setara dengan 183.12 ton/ha dan dosis pupuk N terbaik sebesar 158.05 kg/ha N. Pemupukan N dipengaruhi oleh keberadaan arang kayu. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research aimed to evaluate 1) the effect of wood charcoal application and 2) the effect of nitrogen fertilization as well as, 3) to find out interaction pattern between wood charcoal application and nitrogen fertilization on the growth and yield of onion cv. Sumenep planted in the sandy soil. This experiment was arranged in randomized complete block design (RCBD) with three replication. Wood charcoal, as the first factor, consisted of 30, 60, and 90 g/kg media that was equivalent to 91.56, 183.12, and 274.68 ton/ha. N fertilization consisted of 121.5, 182.25, and 243 kg/ha N. Variable observed were plant height, number of leaves, number of tillers, fresh and dry weight of onion, number of bulbs, fresh and dry weight of bulbs, harvest index. The datas were anallized by F test and continuoud by duncan's multiple range test (DMRT) if there were any significant difference on 5% error and regression analysis. The best dose of wood charcoal was 60 g/kg media or equivalent with 183.12 ton/ha and N fertilizer dose consisted of 158.05 kg/ha N. The N fertilizing was affected by the existence of wood charcoal. |
| Kata kunci | arang kayu, pupuk nitrogen bawang merah, sumenep, pasir pantai. |
| Pembimbing 1 | AGUS SARJITO |
| Pembimbing 2 | SOBARDINI MARDIN |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2014-11-14 21:03:53.907286 |
|---|