| NIM | D1E010169 |
| Namamhs | MUHAMAD FAHMI MUBAROK |
| Judul Artikel | DAYA BUIH DAN KESTABILAN BUIH TEPUNG PUTIH TELUR DIBUAT DENGAN METODE PENGERINGAN YANG BERBEDA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan daya buih dan kestabilan buih tepung putih telur yang dibuat dengan metode pengeringan yang berbeda. Materi yang digunakan dalam penelitian yaitu putih telur ayam niaga petelur sebanyak 6.000 gram, Saccharomyces cereviceae sebanyak 12 gram dan air aquadest sebanyak 1.200 ml. Parameter yang diukur adalah daya buih dan kestabilan buih tepung putih telur. Data yang diperoleh kemudian diuji menggunakan Uji T. Hasil penelitian menunjukan bahwa daya buih tepung putih telur yang dihasilkan menggunakan metode foam drying dan freeze drying diperoleh rataan masing-masing sebesar (23,55 ± 7,02)% dan (24,59 ± 6,48)%, sedang rataan kestabilan buihnya (75,17 ± 13,20)% dan (79,15 ± 9,94)%. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa metode pengeringan yang berbeda memberikan pengaruh tidak nyata (P > 0,05) terhadap daya buih dan kestabilan buih tepung putih telur. Kesimpulan dari penelitian ini membuktikan bahwa daya buih dan kestabilan buih tepung putih telur dengan metode foam drying dan freeze drying tidak berbeda. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research aimed to compare foam capacity and foam stability of albumen powder made under different drying methods. The materials were 6,000 gr of commercial chicken egg's albumen, 12 gr of Saccharomyces cereviceae and 1,200 ml of aquadest. The parameters measured were foam capacity and foam stability of albumen powder. The data obtained were tested using T test. The reseach resulted that the averages of foam capacity of albumen powder dried under foam drying and and freeze drying methods were 23.55% ± 7.02 and 24.59% ± 6.48 recpectively. The average foam stability was 75.17% ± 13.20 and 79.15% ± 9.94 recpectively. Based on T test results, the different drying methods did not have any significant effect (P > 0.05) on the foam capacity and foam stability of white egg powder. The conclusion of this research proves that foam capacity and foam stability of white egg powder made by foam drying and freeze drying were equal. |
| Kata kunci | tepung putih telur, foam drying, freeze drying, daya buih, kestabilan buih |
| Pembimbing 1 | Dr. sc. agr. Ir. H. R. Singgih S. S., M.P |
| Pembimbing 2 | Ir. H. Imam Suswoyo, M.Agr.Sc |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 6 |
| Tgl. Entri | 2014-11-14 15:29:05.848843 |
|---|