Artikel Ilmiah : H1H010044 a.n. DIENDA ANGGITA PUTRI ANDINI

Kembali Update Delete

NIMH1H010044
NamamhsDIENDA ANGGITA PUTRI ANDINI
Judul ArtikelPRODUKSI PEMBENIHAN GURAMI (Osphronemus gouramy) BEBERAPA DESA DI KECAMATAN KEDUNGBANTENG, KABUPATEN BANYUMAS, JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ikan gurami merupakan komoditas ikan air tawar yang memiliki peluang usaha menjanjikan, namun belum dapat memenuhi jumlah permintaan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produksi pembenihan gurami dan kesesuaian kegiatan pembenihan gurami di Desa Beji, Karangnangka, dan Karangsalam Kidul, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dengan SNI 01-6485.1-2000, 01-6485.3-2000, 7473:2009. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode survey. Metode sampling yang digunakan yaitu sampling purposive. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan penggunaan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi pembenihan di Desa Beji sebanyak 2600-3500 ekor benih/satu pemijahan, Desa Karangnangka sebanyak 1600-2500 ekor benih/satu pemijahan dan Desa Karangsalam Kidul sebanyak 2600-3500 ekor benih/satu pemijahan. Persentase kesesuaian dengan SNI di Desa Beji sebesar 67,96%, Desa Karangnangka sebesar 60,78% dan Desa Karangsalam Kidul sebesar 62,12%.

Kata kunci: Gurami, produksi pembenihan, SNI Pembenihan
Abtrak (Bhs. Inggris)Gouramy is one of freshwater fish commodity which has a promising business opportunity, however gouramy production can’t fulfill the market demand yet. This research aimed to determine the hatchery production of gouramy and the suitability of gouramy hatchery activities at Beji, Karangnangka and Karangsalam Kidul village, Kedungbanteng subdistrict, Banyumas regency, Centrall Java with SNI 01-6485.1-2000, 01-6485.3-2000, 7473:2009. The method used in this study was survey method. The sampling method used was purposive sampling. All the data obtained through observation and questionaire. The result of this research showed that the production of hatchery at Beji village was 2600-3500 seed each spawning, Karangnangka village was 1600-2500 seed each spawning and desa Karangsalam Kidul village was 2600-3500 seed each spawning. The suitability percentage according to SNI at Beji village was 67,96%, Karangnangka village was 60,78% and Karangsalam Kidul village was 62,12%.
Keywords: Gouramy, hatchery production, SNI of hatchery.
Kata kunciProduksi Pembenihan Gurami
Pembimbing 1Ir. Sri Marnani, M.Si
Pembimbing 2Anandita Ekasanti, S.Pt, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman95
Tgl. Entri2014-11-05 05:10:30.44238
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.