Artikel Ilmiah : F1A009090 a.n. EKHSAN SADEWA

Kembali Update Delete

NIMF1A009090
NamamhsEKHSAN SADEWA
Judul ArtikelPemaknaan Upacara Ritual Rambut Gembel Bagi Masyarakat Dieng Wetan Kabupaten Wonosobo
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ritual upacara rambut gembel merupakan kegiatan yang sudah ada di masyarakat Dieng Wetan sejak dulu. Ritual ini masih terus dilakukan oleh masyarakat yang berada di Dieng Wetan. Kegiatan ini sudah menjadi acara tahunan yang rutin dilakukan dan bahkan sampai saat ini ritual rambut gembel masih tetap dilakukan. Ritual upacara rambut gembel mempunyai keunikan tersendiri, keunikan yang pertama dapat dilihat dari sudut pandang fisik yaitu bentuk rambut gembel pada anak yang akan diruwat, dan dari sudut non fisik dapat dijelaskan pada keanehan yang dipercaya oleh masyarakat Dieng. Masyarakat masih percaya apabila rambut gembel pada anak tidak dipotong dalam upacara ritual, maka rambut tersebut akan tumbuh kembali dengan sendirinya. Orang tua yang memunyai anak berambut gembel tidak berani sembarangan memotong rambut gembel anaknya.
Melaksanakan ritual rambut gembel harus memperhatikan syarat-syarat yang harus dipenuhi, karena persyaratan merupakan hal penting yang akan menunjang dan terlaksananya upacara ritual ini. Apabila persyaratan sudah dipenuhi, maka kegiatan tersebut sudah dapat dimulai. Kegiatan ini bertujuan untuk menghilangkan rambut gembel pada anak. masyarakat Dieng percaya bahwa rambut gembel yang tumbuh pada anak di sekitar lereng Dieng bukanlah hasil rekayasa manusia, tetapi merupakan titipan dari Tumenggung Kolodete.
Abtrak (Bhs. Inggris)Tangled hair rituals are activities that already exist in the community since the first Dieng Wetan. This ritual is still being done by people who are in Dieng Wetan. This activity has become an annual event that is routinely performed and even to this day remains tangled hair rituals performed. Ritual ceremonies tangled hair has its own uniqueness, the uniqueness of the first can be seen from the physical point of view, namely the form of tangled hair in children who will be ruwat, and from a non-physical can be explained on the strangeness that is trusted by the people of Dieng. People still believe if the children are not tangled hair cut in a ritual ceremony, then the hair will grow back by itself. Parents who single-parent tangled hair dare not arbitrarily cut her tangled hair.
Implement tangled hair ritual should pay attention to the conditions that must be met, because the requirement is an important thing and that will support the implementation of this ritual. If the requirements are met, then the activity can already be started. This activity aims to eliminate tangled hair in children. Dieng community believes that tangled hair that grows on the slopes of children around Dieng is not the result of human engineering, but a surrogate of Hero Member Kolodete.


Kata kunciBudaya, Ritual, Upacara Tradisional
Pembimbing 1Bapak Nalfaridas
Pembimbing 2Bapak Tri Sugiarto
Pembimbing 3Bapak Rawuh Edy P.
Tahun2009
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2014-10-27 22:18:22.081133
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.