Artikel Ilmiah : F1D009045 a.n. ANDREW CAEZAR NAINGGOLAN

Kembali Update Delete

NIMF1D009045
NamamhsANDREW CAEZAR NAINGGOLAN
Judul ArtikelKEBERPIHAKAN BIROKRASI TERHADAP PASANGAN
CALON PEMENANG DALAM PEMILIHAN
UMUM KEPALA DAERAH DI KOTA
BEKASI TAHUN 2012
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tentang keberpihakan birokrasi terhadap pasangan calon pemenang dalam Pilkada kota Bekasi tahun 2012. Dengan menggunakan metode kualitatif hasil penelitian ini menjelaskan bahwa besarnya kekuasaan birokrasi dan posisi yang strategis sebagai lembaga pemerintahan membuat potensi penyalahgunaan kewenangan yang besar secara institusional maupun individual. Dalam Pilkada Kota Bekasi birokrasi pemerintahan membantu memenangkan pasangan incumbent melalui modus yang dilakukan seperti menghilangkan hak pilih serta memanipulasi data DPT sehingga banyak masyarakat kota Bekasi tidak bisa berpartisipasi dalam Pilkada karena tidak tedaftar. Mobilisasi birokrasi juga dilakukan oleh pasangan incumbent dengan menunggangi kegiatan-kegiatan pemerintahan untuk melakukan deklarasi calon dengan memanfaatkan posisi jabatan ke seluruh kecamatan di Kota Bekasi. Hal itu membuat dua pasangan calon walikota mengambil jalur hukum yang meliputi gugatan ke Makhamah Konstitusi dengan tuduhan pasangan incumbent memobilisasi birokrasi untuk mendukungnya. Hal ini menempatkan birokrasi tidak hanya sebagai alat penerapan kebijaksanaan publik yang netral. Seharusnya, birokrasi pemerintahan dituntut bertindak profesional antara menjaga netralitas dalam memberikan pelayanan sekaligus tetap menjunjung loyalitas terhadap atasan, meskipun beda warna politiknya. Sehingga birokrasi pemerintahan tidak mudah terbawa arus pusaran politik atau terkooptasi oleh kepentingan politik atasannya.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research aims at describing and explaining about alignments bureaucracy to candidate couple winner in elections head the city bekasi 2012. By using the method qualitative this research result explained that the power bureaucracy and strategic position as an institution government makes potential abuse of authority a large in institutional and individual. In the election bekasi city government bureaucracy help won couples incumbent through mode which taken such as deprive suffrage and manipulate data dpt so many people bekasi city not able to participate in the election because not registered. Mobilizations bureaucracy also performed by couples incumbent latching onto the coattails activities government to do declaration prospective by utilizing post to all sub-districts in bekasi city. It makes two candidate couple mayor take legal covering a lawsuit to makhamah constitution for allegedly couples incumbent mobilizing bureaucracy to back it up. This places bureaucracy not only as a tool application of wisdom public neutral. Supposed, government bureaucracy prosecuted act professional between keeping neutrality in providing services and fixed esteems loyality of superiors, though different color his politics. So that government bureaucracy not easily carried away current a vortex political or coopted by political interests his superiors.
Kata kunciBirokrasi, Pilkada, Partai Politik
Pembimbing 1Drs. Solahuddin Kusumanegara, M.Si
Pembimbing 2Drs. Syah Firdaus, M.Si
Pembimbing 3Bowo Sugiarto, S.IP.,M.Si
Tahun2014
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2014-10-20 15:44:48.757924
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.