Artikel Ilmiah : F1D008032 a.n. AYU TRISYANI KRISTIANTI

Kembali Update Delete

NIMF1D008032
NamamhsAYU TRISYANI KRISTIANTI
Judul ArtikelPOLITIK PARIWISATA: STRATEGI PEMERINTAH DAERAH DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) MELALUI PENGEMBANGAN OWABONG SEBAGAI OBYEK WISATA DI KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)RINGKASAN

Penelitian ini tentang politik pariwisata yang berfokus pada strategi pemerintah daerah dalam peningkatan PAD melalui pengembangan owabong sebagai obyek wisata di Kabupaten Purbalingga ini bertujuan untuk: 1) memahami dan mendeskripsikan strategi pemerintah daerah dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengembangan Owabong sebagai obyek wisata di Kabupaten Purbalingga; 2) mengetahui dan menjelaskan faktor-faktor kontekstual yang mendukung dan menghambat pemerintah daerah untuk mengimplementasikan strateginya dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengembangan Owabong sebagai obyek wisata di Kabupaten Purbalingga; 3) mengetahui dan menjelaskan aktor-aktor yang dilibatkan oleh pemerintah daerah untuk mengimplementasikan strateginya dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengembangan Owabong sebagai obyek wisata di Kabupaten Purbalingga. Melalui paradigma konstruktivisme dan perspektif strukturalisme, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dengan berlokasi di wilayah Kabupaten Purbalingga, obyek penelitian ini mengambil obyek wisata air Owabong.
Hasil penelitian ini mengungkapkan kenyataan bahwa kegiatan politik pariwisata melalui pengembangan obyek wisata di Kabupaten Purbalingga dilakukan dengan cara menambah wahana, promosi, dan infrastruktur. Dari kegiatan tersebut, terdapat pola strategi pemerintah daerah dalam peningkatan PAD melalui pengembangan Owabong di Kabupaten Purbalingga yang lebih bersifat top-down, di mana Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga hanya sebagai pendamping dalam mengkoordinasi Perusahaan Daerah Owabong, pengusaha, masyarakat, dan persatuan pedagang di sekitar Owabong. Sementara faktor pendukung pengembangan Owabong di Kabupaten Purbalingga adalah: 1) potensi pariwisata di Kabupaten Purbalingga; 2) perhatian pemerintah Kabupaten Purbalingga terhadap pariwisata; 3) letak Owabong yang strategis; 4) partisipasi masyarakat. Sedangkan faktor penghambat pengembangan Owabong di Kabupaten Purbalingga adalah: 1) terbatasnya anggaran dana yang tersedia; 2) kurangnya koordinasi antarinstansi di tingkat Kabupaten Purbalingga.
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT

This research on political tourism strategy that focused on local governments in increasing revenue through Owabong development as a tourist attraction in Purbalingga aims to: 1) understand and describe strategies to increase local government revenue through Owabong development as a tourist attraction in the District Purbalingga; 2) identify and explain the contextual factors that support and obstruct local governments to implement the strategy in improving local revenue through Owabong development as a tourist attraction in Purbalingga; 3) identify and explain the actors that involved by government areas to implement its strategy in increasing revenue through Owabong development as a tourist attraction in Purbalingga. Through the constructivism paradigm and structuralism perspective, this study used a qualitative research method with a case study approach. The location isPurbalinggaregion, the object of this study isOwabong water attractions.
Results of this study revealed the fact that the political activities of tourism through the development of tourism in Purbalingga done by adding rides, promotion, and infrastructure development. Of these activities, the pattern that used by local government strategies in increasing revenue through the development of PurbalinggaOwabong is a top-down approachment, in which the Department of Tourism Culture Youth and Sports do the companion in coordinating PD Owabong, entrepreneurs, community, and traders unity around Owabong. The supporting factor in the development OwabongPurbalinggaare: 1) the potential of tourism in Purbalingga; 2) Purbalingga government attention to tourism; 3) Owabong strategic location; 4) community participation. While the factors that obstruct the development of PurbalinggaOwabong are: 1) the limited budget thatare available, 2) lack of coordination among agencies in Purbalingga.

Keywords: political tourism, local revenue, tourism development
Kata kunciPolitik Pariwisata, Pendapatan Asli Daerah, Pengembangan Obyek Wisata
Pembimbing 1Drs. M. Soebiantoro, M.Si.
Pembimbing 2Triana Ahdiati, M.Si.
Pembimbing 3Khairu R. Sobandi, S.IP.,M.Si., MA.
Tahun2014
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2014-08-28 09:37:02.626437
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.