Artikel Ilmiah : G1B010010 a.n. ULI KRISTIANA LUMBAN TOBING
| NIM | G1B010010 |
|---|---|
| Namamhs | ULI KRISTIANA LUMBAN TOBING |
| Judul Artikel | PERBEDAAN STATUS GIZI DAN PENGETAHUAN IBU PADA BALITA GIZI KURANG SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DAN LEAFLET (STUDI KASUS DI KECAMATAN PURWOKERTO SELATAN) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Status gizi adalah ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk anak yang indikasikan oleh berat badan dan umur.. Laporan F3 Gizi di Kecamatan Purwokerto Selatan bulan September 2013 ditemukan sebanyak 3 anak balita menderita gizi buruk dan 117 menderita gizi kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status gizi sebelum dan sesudah pemberian makanan tambahan dan juga untuk mengetahui pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian leaflet. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan teknik one group pre test and post tes design. Jumlah sampel sebanyak 17 orang ibu yang mempunyai balita gizi kurang. Alat bantu untuk pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Uji hipotesis menggunakan uji statistik Wilcoxon ditentukan oleh nilai p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Z Skorenya mengalami peningkatan sebelum dan setelah pemberian makanan tambahan yaitu -2,26 dan -1,67. Pengetahuan responden sebelum pemberian leaflet 41,2 % baik dan setelah pemberian leafet menjadi 52,9 % baik, ada peningkatan sebesar 11,7% dan ada perbedaan status gizi balita dan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah dilakukan intervensi (p value 0,002) dan (p value = 0,000). Saran untuk instansi terkait adalah agar bisa melanjutkan Program Pemberian Makanan Tambahan ini untuk balita gizi kurang dengan komitmen iuran dari masing-masing Posyandu agar program ini dapat berjalan sehingga status gizi balita yang ada di Kecamatan Purwokerto Selatan menjadi meningkat Kata Kunci : status gizi, pengetahuan,leaflet,pemberian makanan tambahan Kepustakaan : 44 (2004-2014) |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Normal nutritional status or nutritional status optimum occurs when the body are getting enough nutrients are used efficiently, thereby allowing the physical growth, brain development, employability, and general health at the highest possible level. Nutritional status is a measure of success in nutrition for the child indicated by height and weight. Report F3 Nutrition in District South Purwokerto in September 2013 found as many as three children under five suffer from malnutrition and 117 suffering from malnutrition. This research is an experimental study Quasi Experiment. The approach taken in this study is a technique degan one group pre-test and post-test design. The total sample of 17 mothers have underweight children less. Data collector used was a questionnaire. Hypothesis testing using statistical tests of significance determined by Wilzoxon with p values <0.05. Analysis of the data using univariate and bivariate analysis. The results showed that there are differences in nutritional status of children and mothers' knowledge before and after the intervention (p value 0.002) and (p value = 0.000). The advice given is conducted studies with a longer duration. Keywords: nutritional status, knowledge |
| Kata kunci | status gizi, pengetahuan,leaflet,pemberian makanan tambahan |
| Pembimbing 1 | Ir. Endo Dardjito, MPPM |
| Pembimbing 2 | Dyah Umiyarni P, SKM, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 70 |
| Tgl. Entri | 2014-08-27 12:22:02.807509 |