Artikel Ilmiah : B1J009182 a.n. SINGGIH RIYANTO

Kembali Update Delete

NIMB1J009182
NamamhsSINGGIH RIYANTO
Judul ArtikelBIOEKOLOGI IKAN KETING Mystus micracanthus, Blkr
DI WADUK PB. SOEDIRMAN, BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian Bioekologi Ikan Keting Mystus micracanthus, Blkr di Waduk PB. Soedirman Banjarnegara bertujuan untuk mengetahui hubungan kelimpahan ikan keting dengan kualitas air, hubungan panjang berat dan sifat pola pertumbuhan ikan keting, serta aspek reproduksi meliputi sex rasio, IKG, fekunditas, dan diameter telur ikan keting. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara Purposive Random Sampling pada 9 stasiun yang berbeda berdasarkan inlet dan outlet air waduk PB. Soedirman. Pengambilan sampel dilakukan 3 kali ulangan dalam waktu 2 bulan. Hasil analisis korelasi dari suhu berpengaruh terhadap kelimpahan ikan keting. Hubungan panjang dan berat (nilai b) ikan keting menunjukkan sifat pola pertumbuhan allometrik negatif yaitu perumbuhan panjang lebih cepat dibandingkaN dengan pertumbuhan berat. Aspek reproduksi yang didapat pada Sex rasio ikan keting pada ulangan 1 didapat sebanyak 5 ekor, dengan 2 ekor ikan jantan dan 3 ekor ikan betina dengan perbandingan 1 : 1,5 atau 40 % jantan dan 60 % betina, sedangkan pada ulangan 2 yang didapat sebanyak 12 ekor, dengan 11 ekor ikan jantan dan 1 ekor ikan betina, sedangkan pada ulangan 3 didapat sebanyak 7 ekor ikan betina yang artinya tidak dapat dibandingkan sex rasio ikan jantan dan ikan betina. Pada IKG yang didapat pada ulangan 1 pada ikan jantan 3,714 % dan ikan betina 4,459 % sedangkan pada ulangan 2 pada ikan IKG jantan 1,360 % dan ikan betina 3,502 %. Pada ulangan 3 hanya terdapat IKG ikan betina sebesar 10,21%. Fekunditas pada ulangan 1 sebesar 3465 butir dan pada ulangan 2 sebesar 1751 butir, sedangkan pada ulangan 3 sebesar 6685 butir. Diameter telur ulangan 3 yang berkisar 2,40 – 3,76 µm lebih banyak dibandingkan ulangan 1 yang berkisar 2,24 - 2,68 µm dan ulangan 2 yang berkisar 2,23 µm.
Abtrak (Bhs. Inggris)Research bioecology Fish Mystus micracanthus, Blkr in Reservoir PB. Sudirman Banjarnegara aims to determine the relationship of fish abundance heights with water quality, relationship length and weight of fish growth patterns heights properties, as well as covering aspects of reproductive sex ratio, IKG, fecundity, and the diameter of heights fish eggs. The method used is the method of survey sampling techniques purposive random sampling at 9 different stations based on the inlet and outlet water reservoirs PB. Sudirman. Sampling was done 3 times repetition within 2 months. Results of correlation analysis of temperature effect on fish abundance heights. Relationship length and weight (value b) heights fish showed negative allometric growth patterns of nature that is long perumbuhan faster than the growth in weight. Reproductive aspects of sex ratio obtained at an altitude of fish in replicates 1 obtained by 5 tails, with 2 fish tail male and 3 females with a ratio of 1: 1.5 or 40% males and 60% females, whereas in 2 replicates were obtained as 12 tail, fish tail with 11 male and 1 female fish, whereas the 3 replicates obtained by 7 female fish which means not comparable sex ratio of male fish and female fish. In IKG obtained in replicates 1 male fish and female fish 3.714% 4.459% while the 2 replicates at 1.360% fish IKG male and female fish 3.502%. At only contained 3 replicates IKG female fish by 10.21%. Fecundity in replicates 1 of 3465 grains and the grain replicates 2 of 1751, while the 3 replicates of 6685 grains. 3 replicates egg diameter ranged from 2.40 to 3.76 lm more than 1 replicates ranged from 2.24 to 2.68 lm and 2 replicates the range of 2.23 lm.
Kata kunciBioekologi, Ikan Keting Mystus micracanthus, Blkr
Pembimbing 1Dra. Siti Rukayah, M. Si
Pembimbing 2Dra. Erie Kolya Nasution, M. Si
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2014-08-27 10:32:40.983649
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.