Artikel Ilmiah : G1F010072 a.n. RENATHA DESKA CHANESIA

Kembali Update Delete

NIMG1F010072
NamamhsRENATHA DESKA CHANESIA
Judul ArtikelEvaluasi Pemberian Transfusi Darah dalam Manajemen Terapi Anemia pada Pasien Gagal Ginjal Kronik dengan Hemodialisis di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)Transfusi darah merupakan salah satu terapi pilihan anemia pada pasien gagal ginjal kronik. Evaluasi pemberian terapi transfusi darah dilakukan agar pasien memperoleh efektivitas klinis dan ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah membuat kriteria evaluasi transfusi darah pada pasien gagal ginjal kronik dengan anemiaserta untuk mengetahui kesesuaian pemberian transfusi darah dengan kriteria yang dibuat yang meliputi indikasi, proses indikator, komplikasi, dan penilaian outcomedi RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.
Metode yang digunakan adalah deskriptif evaluatif dengan teknik pengumpulan data secara retrospektif.Sampel yang digunakan sejumlah 66 berupa data rekam medik pasien gagal ginjal kronik dengan anemia yang menerima terapi transfusi darah pada bulan Mei – Desember 2013.Analisis data dilakukan dengan membandingkan data dengan kriteria yang dibuat meliputi indikasi, proses indikator, komplikasi dan penilaian outcome.Data disajikan dalam bentuk tabel dan gambar.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kesesuaian indikasi yang terjadi pada 66 pasien (100%). Proses indikator meliputi rekomendasi dosis, penghentian pemberian, kontraindikasi, dan monitoring. Rekomendasi dosis berupa kesesuaian dosis awal terjadi pada 37 pasien (56,06%),ketepatan penghentian pemberian terapi terjadi pada 29 pasien (43,94%), dan kontraindikasi pemberian terapi terjadi pada 11 pasien (16,67%). Monitoring utama pasca transfusi adalah nilai Hb dan Hct yang dilakukan pada 66 pasien (100%) dan semuanya menujukkan peningkatan pasca transfusi darah. Monitoring nilai status besi yang dilakukan pada 3 pasien (4,54%) dan semuanya dalam kondisi normal. Monitoring selanjutnya adalah nilai SGOT dan SGPT dilakukan pada 28 pasien (42,42%) dan 8 pasien (12,12%) diantaranya mengalami peningkatan nilai SGOT dan SGPT. Monitoring nilai trombosit dilakukan pada 50 pasien (75,75%) dan 9 pasien (13,63%) diantaranya mengalami penurunan nilai trombosit. Monitoring nilai leukosit dilakukan pada 50 pasien (75,75%) dan 11 pasien (16,67%) diantaranya mengalami peningkatan nilai leukosit. Outcome yang membaik bagi pasien ditinjau dari tercapainya target Hb yaitu 10-11 g/dL yang terjadi pada 29 pasien (43,94%).
Abtrak (Bhs. Inggris)Blood transfusion is one of therapy that used for anemic chronic kidney disease patients. Drug use evaluation of blood transfusion is important due to the improvement of patient’s clinical and economic effectiveness. The purpose of this study is to create the criteria evaluation of blood transfusion for anemic chronic kidney disease patients and to evaluate the use of blood transfusion in anemic chronic kidney disease patients on hemodialysis based on the criteria which have been made that include indication, indicator of process, complication, and outcome measure at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto.
The method used is descriptive evaluative with retrospectively data collecting technique. Sixty six samples were used in this study was medical record of anemic chronic kidney disease patient who received blood transfusion during May until December 2013. The datapresentedin the form oftables and figures.
The result showed that indication reability for anemic chronic kidney disease patients occurs in 66 patients (100%). The indicator of process which consist of dose recomendation, discontinuance of therapy, contraindication, and monitoring. The reability of dose recomendation occurs in 37 patients (56,06%), discontinuance of therapy reability occurs in 29 patients (43,94%), contraindication occurs in 11 patients (16,67% ). Monitoring of hemoglobin and hematocrit post transfusion were done in 66 patients (100%) which showed the increase of hemoglobin and hematocrit. Monitoring the value of Si, TiBC and the TSat were done in 3 patients (4,54%) which showed normal condition of Si, TiBC and TSat. Monitoring of SGOT and SGPT were done in 28 patients (42,42%), the increase of SGOT and SGPT occurs in 8 of them (12,12%). Monitoring of thrombocyte were done in 50 patients (75,75%), and the decrease of thrombocyte occurs in 9 of them (13,63%). Monitoring of leukocyte were done in 50 patients (75,75%), and the increase of occurs in 11 of them (18,18%). Outcomes achievement reability on patient with Hb 10-11 g/dL occurs at 29patients (43,94%).
Kata kunciGagal ginjal kronik, anemia, transfusi darah, evaluasi penggunaan obat
Pembimbing 1Hanif Nasiatul Baroroh, M.Sc, Apt
Pembimbing 2Tunggul Adi Purwonugroho, M.Sc, Apt
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2014-08-26 22:55:36.321958
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.