Artikel Ilmiah : H1F009059 a.n. GULFI FEBRITA

Kembali Update Delete

NIMH1F009059
NamamhsGULFI FEBRITA
Judul ArtikelGEOLOGI DAN STUDI LINGKUNGAN PENGENDAPAN
FORMASI NGRAYONG
DAERAH KARANGANYAR DAN SEKITARNYA
KECAMATAN TODANAN KABUPATEN BLORA
PROVINSI JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Daerah penelitian terletak di daerah Karanganyar dan sekitarnya, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Satuan geomorfologi daerah penelitian terdiri dari Satuan Punggungan Homoklin Kepohkencono dan Satuan Punggungan Antiklin Karanganyar dengan pola pengaliran subdendritik. Stratigrafi daerah penelitian dibagi menjadi lima satuan yaitu Satuan Batupasir diendapkan pada awal miosen tengah di lingkungan transisi hingga neritik tengah, Satuan Batugamping pada akhir miosen tengah di lingkungan neritik tengah hingga neritik luar, Satuan Batulempung Karbonatan di lingkungan neritik tengah, Satuan Batupasir – Batugamping diendapkan pada awal miosen akhir di neritik luar hingga bathyal atas dan Satuan Napal diendapkan di neritik luar hingga bathyal atas. Struktur geologi pada daerah penelitian adalah Antiklin Karanganyar dan sesar diperkirakan Sesar Geser Kanan Morotoko. Formasi Ngrayong pada daerah ini diendapkan di lingkungan transisi hingga laut dangkal dengan beberapa kali transgresi – regresi. Asosiasi fasies mengindikasikan bahwa Formasi Ngrayong diendapkan dengan sistem tidal pada zona Intertidal hingga Inner Ramp dengan litofasies Batupasir wavy lamination (Sw), Batupasir flaser bedding (Sf), Batupasir lempungan lenticular bedding (SL) dan Batugamping parallel lamination (Lp). Keterdapatan sedimen berbutir kasar dan pecahan cangkang moluska mengindikasikan pengaruh arus kuat dari channel dan atau shoreward. Genus Elphidium, Spiroloculina, Quinqueloculina, Textularia, Cibicides dan Anomalina sebagai fosil penciri lingkungan transisi hingga neritik.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research area is located in Karanganyar area, Todanan District , Blora Regency, Central Java. Geomorphological unit of research area consist of Punggungan Homoklin Kepohkencono and Punggungan Antiklin Karanganyar. Drainage pattern in this area is subdendritic. Stratigraphy units in this research area are devided into five units, start from Sandstone Unit there was deposited at early middle miocene in transitional environment until middle neritic, Limestone Unit at late middle miocene in middle neritic until outer neritic, Carbonaceous Mudstone in middle neritic, Sandstone – Limestone Unit at early late miocene in outer neritic until upper bathyal and Marl Unit in outer neritic until upper bathyal. Structural geology that has been found in this research area are Karanganyar Anticline and Morotoko Right Slip Fault as estimated fault. Ngrayong Formation in this area was deposited in transitional until shallow marine environment with transgression – regression cycle. Facies association indicated there Ngrayong Formation was deposited by tidal system on Intertidal and Inner Ramp zone which is marked by lithofacies such as wavy lamination sandstones (Sw), flaser bedding sandstones (Sf), lenticular bedding muddy sandstones (SL) and parallel lamination limestones (Lp). Coarse sediment and mollusca’s shells fragment indicated this location influented by strong wave from channel and shoreward. Elphidium, Spiroloculina, Quinqueloculina, Textularia, Cibicides and Anomalina are genera fosil marker for transitional until neritic environment there were found in this area.
Kata kunciKaranganyar, Blora , Ngrayong , Tidal , Lingkungan Pengendapan
Pembimbing 1Eko Bayu Purwasatriya, S.T., M.Si
Pembimbing 2Drs. Gentur Waluyo, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2014-08-26 13:52:00.995945
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.