Artikel Ilmiah : B1J010123 a.n. EKA MAWARNI

Kembali Update Delete

NIMB1J010123
NamamhsEKA MAWARNI
Judul ArtikelStruktur Komunitas dan Potensi Simpanan Karbon Tumbuhan Bawah pada Area Restorasi Segara Anakan Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)Luas hutan mangrove dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, antara lain meningkatnya jumlah penduduk yang berdampak pada tingginya kebutuhan sehingga terjadi illegal logging, dan konversi lahan hutan menjadi pertambakan, persawahan, perkebunan, dan pembuatan dermaga. Kegiatan tersebut berpengaruh terhadap struktur komunitas yang ada di hutan mangrove, termasuk tumbuhan bawah. Perubahan struktur komunitas ini berdampak terhadap potensi tumbuhan bawah dalam menyimpan karbon. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui struktur komunitas tumbuhan bawah, mengetahui potensi simpanan karbon tumbuhan bawah, dan mengetahui korelasi antara faktor lingkungan dengan struktur komunitas dan potensi simpanan karbon tumbuhan bawah pada area restorasi Segara Anakan Cilacap. Metode penelitian adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel Cluster Random Sampling. Pengambilan sampel dilakukan di 6 stasiun dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur komunitas tumbuhan bawah di area restorasi Segara Anakan Cilacap terdiri atas 12 spesies dari 8 familia. Total potensi simpanan karbon tumbuhan bawah sebesar 20,32 ton.ha-1 dengan potensi simpanan karbon tertinggi terdapat pada spesies Derris trifoliata yaitu 16,22 ton.ha-1 dan terendah terdapat pada spesies Acrostichum aureum 0,57 ton.ha-1. Struktur komunitas tertinggi terdapat pada area bekas tambak dan potensi simpanan karbon tertinggi terdapat pada area bekas illegal logging I. Faktor lingkungan memiliki korelasi sangat kuat dengan struktur komunitas sebesar 0,814 sedangkan antara korelasi faktor lingkungan dengan potensi simpanan karbon cukup kuat sebesar 0,454 – 0,536.


Abtrak (Bhs. Inggris)Indonesian mangrove forest have been decline continously during last three decades due to, such as illegal logging, and habitat conversion into rice fields, plantations, and ponds. These activities affect the existing community structure of mangrove forests as well as, understorey. Changes in the mangrove community structure will impact to the carbon sink. The aims of this study are to know the community structure of mangrove understorey, to know the carbon sink of its vegetation, and to know the correlation between environmental factors and community structure and also carbon sink of the understorey at the mangrove restoration area Segara Anakan Cilacap. This research using survey method with cluster random sampling technique. Sampling was conducted at 6 stations with 3 replications. The results shows in restoration area Segara Anakan Cilacap consisting of 12 species of 8 family of mangrove understorey. Total carbon stock of understorey in Segara Anakan Cilacap is 20,32 ton.ha-1. Derris trifoliata produce the highest carbon stock with 16,22 ton.ha-1 and Acrostichum aureum is the lowest carbon stock with 0,57 ton.ha-1. At former area of aquaculture the highest community structure of understorey vegetation while the highest carbon sink potential located at illegal logging area. Environmental factors were corelated very strong with community structure with 0,814, while the correlation between environmental factors and carbon stock was moderate in range 0,454 – 0,536.

Kata kuncicommunity structure, carbon stock, understorey, mangrove
Pembimbing 1Dr.rer.nat. Erwin R. Ardli, M.Sc.
Pembimbing 2Drs. Edy Yani, MS.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2014-08-25 12:40:48.737732
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.