| NIM | B1J010224 |
| Namamhs | ARIANI SUKMA DEWI |
| Judul Artikel | STUDI POPULASI KERANG TOTOK Polymesoda erosa PADA AREA RESTORASI MANGROVE DI SEGARA ANAKAN CILACAP |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Ekosistem mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis yang didominasi oleh beberapa jenis pohon mangrove yang tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut. Segara Anakan merupakan suatu ekosistem mangrove dengan sebuah laguna pada bagian tengahnya dengan koordinat 07°34’29.42” – 07°47’32.39” LS dan 108°46’30.12”– 109°03’21.02” BT yang luas wilayahnya mencapai 34.018 ha. Namun, luas mangrove di Segara Anakan Cilacap sekarang ini ± 8.495 ha akibat adanya sedimentasi. Hal ini dapat menyebabkan perubahan populasi P. erosa karena secara tidak langsung kerang ini bergantung pada ekosistem mangrove sebagai habitat dan tempat mencari makanan. Salah satu upaya perbaikan kerusakan ekosistem yang lebih lanjut, beberapa pihak telah melakukan perbaikan ekosistem melalui restorasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui populasi kerang totok P. erosa pada area restorasi mangrove segara Anakan Cilacap. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara acak terkelompok (Clusters Random Sampling) dengan pengelompokan berdasar tahun restorasi mangrove. Pola pertumbuhan dianalisis dengan rumus pertumbuhan dengan perbandingan panjang dan berat. Struktur populasi dan pola distribusi spasial P. erosa dianalisis secara deskripsi dengan indeks variansi Spellerberg. Rasio kelamin dianalisis dengan menentukan perbandingan jumlah individu jantan dan betina. Perubahan populasi P. erosa dianalisis secara deskriptif yang disajikan dalam grafik dengan cara membandingkan data tahun sebelumnya. Korelasi faktor lingungan terhadap populasi P. erosa dianalisis menggunakan analisis BIOENV software Primer 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pertumbuhan P. erosa adalah allometrik negatif, yang berarti pertambahan panjang lebih cepat dibandingkan pertambahan berat. Dari 5 stasiun pengambilan sampel diperoleh sebanyak 182 individu jantan dan 113 individu betina dengan rasio kelamin yaitu 182:113. Populasi P. erosa memiliki nilai kepadatan mencapai 15,77 ind.m-² dan memiliki pola distribusi mengelompok (aggregate). Korelasi faktor lingkungan yang memiliki pengaruh cukup tinggi terhadap populasi P. erosa adalah pH, kandungan air dalam tanah, dan salinitas. Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien tertinggi yaitu 0,721. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Mangrove ecosystem is a tropical coastal vegetation communities dominated by several types of mangrove trees that grow in tidal areas. Segara Anakan is a mangrove ecosystem with a lagoon, geographic position at 07°34'29.42"–07°47'32.39" S and 108°46’30.12”– 109°03’21.02” E and has total areas reached of 34,018 ha. However, the present areas of the Segara Anakan mangrove is only ± 8,495 ha due to sedimentation. This can lead to change P. erosa populations since these shell sare indirectly dependent on the mangrove ecosystem as habitat and feeding ground. Some parties hade restored the mangrove forest in Segara Anakan Lagoon in order to repair the ecosystem. The aim of this study were to know the P. erosa population at Cilacap mangrove restoration areas. A survey method was used with Clusters Random Sampling. The areas were grouped based on the time of restoraion (year of restoration). Growth patterns were analyzed by growth formula with the length and weight ratio. Sex ratios were analyzed by determining the ratio of individual males and females. Structure and population distribution patterns were analyzed with the index variance Spellerberg description. Correlation factor of the population P.erosa were analyzed by BIOENV software Primer 5. The result of this study is growth pattern of P. erosa at the entire study sites were negatively allometric, where the length was growth faster than the weight. Five sampling stations was obtaine das 182 males and 113 females with a sex ratio of are 182:113. The population density of P. erosa is 15.77 ind.m-², with distribution pattern are aggregate. The results of the analysis showed environmental correlation factors on the population of P. erosa that have a high enough influence on the population of P. Erosa is pH, water content in the soil, and salinity. It can be seen from the highest coefficient value 0.721. |
| Kata kunci | population, mangrove, restoration, Polymesoda erosa, Segara Anakan. |
| Pembimbing 1 | Dr.rer.nat. Erwin Riyanto Ardli, M.Sc. |
| Pembimbing 2 | Dr. Agus Nuryanto, S.Si., M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2014-08-25 10:50:04.074226 |
|---|