Artikel Ilmiah : H1F009008 a.n. KUKUH HERMAWAN

Kembali Update Delete

NIMH1F009008
NamamhsKUKUH HERMAWAN
Judul ArtikelSTUDI POTENSI GAS METANA BATUBARA
DAERAH SUMAI, DESA MENGUPEH,
KECAMATAN TENGAH ILIR, KABUPATEN TEBO,
PROVINSI JAMBI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Daerah penelitian berada di daerah Sumai, Desa Mengupeh, Kecamatan Tengah Ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi dengan koordinat UTM antara 234039 BT – 238039 BT dan 9837800 LU – 9841800 LU. Daerah penelitian berada pada Sub Cekungan Jambi. Cekungan ini berisi beberapa formasi batuan. Satuan batuan formasi pembawa batubara adalah Formasi Muaraenim yang menjadi bahan penelitian untuk mengetahui potensi Coalbed Methane (CBM) di daerah tersebut.
Satuan batuan daerah penelitian dibagi menjadi tiga yaitu dari urutan yang tertua Satuan Batulempung-Batupasir, satuan Batupasir Tufan, dan Satuan Batulempung Tufan. Terdapat 9 seam batubara di lokasi penelitian yaitu seam S-1, seam S-2, seam S-3, seam S-4, seam S-5, seam S-6, seam S-7, seam S-8 dan seam S-9. Satuan geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi dua satuan yaitu Satuan Perbukitan Struktural (S1) dan Satuan Dataran Denudasional (D1).
Perhitungan gas pada batubara menggunakan metode langsung. Kandungan gas metana tertinggi terdapat pada seam 8, kedalaman yang paling dalam diantara seam yang lainnya, yaitu dengan kandungan gas metan sebesar 1,0829 scf/ ton. Sedangkan kandungan gas terendah yaitu 0,14 scf/ ton pada kedalaman yang lebih dangkal.
Luasan daerah pengaruh yang digunakan untuk menentukan sumberdaya CBM menggunakan metode Circular USGS, dengan jarak dari pusat informasi terhadap titik terluar zona yaitu 300 m. Total potensi CBM yaitu sebesar 2.033.155 scf.
Abtrak (Bhs. Inggris)Research area is located at Sumai, Mengupeh Village, Tengah Ilir Sub District, Tebo District, Jambi Province. With UTM coordinates range between 234039 mE - 238039 mE and 9837800 mN - 9841800 mN. Area of research is part of Sub Jambi Basin, that contain several rock formation. One of the coal-bearing formation is Muaraenim Formation, that is the subject of this research to determine the potency of Coalbed Methane (CBM).
Lithological unit in the research area are divided into 3 groups, from the oldest are claystone-sandstone unit, tuffaceous sandstone unit, and tuffaceous claystone unit. There are 9 seams of coal in research area. The seams are seam S-1, seam S-2, seam S-3, seam S-4, seam S-5, seam S-6, seam S-7, seam S-8, and seam S-9. Geomorphology unit in the research area divided into 2 units, that is Structural Hills Unit (S1) and Denudasional Paneplains Unit (D1).
The method to calculate total gas in the coal seams used direct method. The highest gas content of methane is in seam 8 (deepest seam), it has methane content 1,0829 scf/ ton. While, the lowest methane content 0,14 scf/ ton obtained from shallower area.
Total area of influence to determine CBM potency used Circular USGS method, with a distance from information point to outer line is 300 m. Total of CBM potency is 2.033.155 scf.
Kata kunciCoalbed Methane (CBM), batubara, sumberdaya, metode langsung, metode Circular USGS
Pembimbing 1Eko Bayu Purwasatriya S.T., M.Si
Pembimbing 2Rahmat Hidayat S.T., M.T
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2014-08-25 09:25:45.238412
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.