Artikel Ilmiah : B1J007145 a.n. ADIB ROPIUDIN

Kembali Update Delete

NIMB1J007145
NamamhsADIB ROPIUDIN
Judul ArtikelKEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN MAKROZOOBENTHOS DI KOLAM IKAN BEKAS PENAMBANGAN PASIR BESI DESA KARANGBENDA ADIPALA CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)Keberadaan suatu organisme pada habitatnya berkorelasi dengan daya dukung kondisi lingkungan yang sesuai. Pencemaran terhadap organisme perairan akan mengakibatkan menurunnya keanekaragaman dan kelimpahan spesies pada lokasi yang terkena dampak pembuangan limbah, salah satu organisme biotik yang dimungkinkan terkena dampaknya adalah bentos. Berdasarkan sifat hidupnya bentos dapat dibedakan menjadi fitobentos dan zoobentos. Zoobentos adalah hewan yang sebagian besar hidupnya berada pada sedimen atau di dekatnya. Zoobentos sendiri terbagi menjadi beberapa golongan, salah satunya adalah makrozoobentos.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan, keanekaragaman dan kulitas air kolam ikan makrozoobentos di kolam ikan bekas penambangan pasir Desa Karangbenda Adipala Kabupaten Cilacap. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Karangbenda Adipala Cilacap. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan rancangan acak terpilih, untuk perlakuannya adalah sampel diambil sebanyak 3 kali ulangan pada tiap kolam menggunakan Eckman grab kemudian dipindahkan ke dalam saringan makrobentos No 20, selanjutnya makrozoobentos yang diperoleh dimasukan ke dalam botol sampel yang telah diberi larutan formalin. Makrozoobentos yang diperoleh kemudian diidentifikasi menggunakan buku identifikasi dari Edmondson (1959) di Laboratorium Biologi Akuatik Fakultas Biologi dan dihitung nilai kelimpahan, kelimpahan relatif dan nilai indeks keanekaragaman menggunakan Shannon-Wiener.
Makrozoobentos yang diperoleh selama penelitian sebanyak 5 spesies yang terbagi dalam 4 famili yaitu Potamidideae, Cerithiideae, Turitellideae dan Terebrideae. Kelimpahan seluruh spesies pada stasiun kolam I berkisar antara 86,02 Ind/m2– 4903,23 ind/m2 dan nilai kelimpahan relatif antara 0,2 – 0,89%. Nilai kelimpahan stasiun kolam II adalah sebanyak 2451,61 dan 602,15 ind/m2, dengan nilai kelimpahan relatif sebesar 0,79% dan 0,19%. Pada stasiun kolam III ditemukan 3 spesies dengan nilai kelimpahan berkisar antara 43,01 ind/m2 – 3397,85 ind/m2 dan nilai kelimpahan relatif antara 0,01%,-0,72%.
Abtrak (Bhs. Inggris)The existence of an organism in its habitat carrying capacity correlated with the appropriate environmental conditions. The acquatic organism will result in decreased od diversity and abundance of species in the affected areas of waste disposal, one of the possible biotic organisms are affected is benthos. Based on the nature of benthic life can be divided into fitobentos and zoobentos. Zoobentos are animals most of her life being on or in the sediments nearby. Zoobentos is divided into several groups, one of which is macrozoobenthos.
The purpose of this study was to determine the abundance, diversity and quality of water in a fish pool of macrozoobenthos in the village of karangbenda Adipala Cilacap. Location of the research conducted in the village of Karangbenda Adipala Cilacap. The method used was a survey method with a randomized design was selected, for the treatment of the sample is taken 3 times a replicate of each pool using Eckman grab then moved into the No. 20 sieve of makrobentos, subsequently acquired makrozoobentos inserted into the sample bottles that had been treated with formalin. Macrozoobenthos were then identified using identification books from Edmondson (1959) at the Laboratory of Aquatic Biology Faculty of Biology and the calculated value of the abundance, relative abundance and diversity index values using the Shannon-Wiener.
Macrozoobenthos were obtained during the experiment were divided by 5 species in 4 families that Potamidideae, Cerithiideae, Turitellideae and Terebrideae. The abundance of all species in the station I ranged from 86.02 Ind/m2- 4903.23 ind/m2 and the value of relative abundance between 0.2% - 0.89%. The value of an abundance of station II is 2451.61 and 602.15 ind/m2, with a relative abundance value is 0.79% and 0.19%. At station III found 3 species with abundance values ranged from 43.01 ind/m2 - 3397.85 ind/m2 and relative abundance values between 0.01% - 0.72%.
Kata kuncikelimpahan, keanekaragaman, makrozoobentos, kualitas air
Pembimbing 1Drs. Carmudi, M.Si
Pembimbing 2Dra. Nuning Setyaningrum, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2014-08-22 22:53:14.284042
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.