Artikel Ilmiah : B1J007113 a.n. SAMSUL BAHRI

Kembali Update Delete

NIMB1J007113
NamamhsSAMSUL BAHRI
Judul Artikelviabilitas bakteri asal biofertilizer komersial pada media carrier alami berbeda dan kemampuannya dalam mengendalikan Fusarium oxysporum pada tanaman cabai (Capsicum annum L.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Biofertilizer merupakan inokulum mikroorganisme tanah yang berfungsi sebagai pengubah senyawa organik menjadi senyawa anorganik. Mikroorganisme tumbuh baik pada media yang mengandung banyak nutrisi. Media alami dapat digunakan untuk pertumbuhan bakteri secara optimal, karena memiliki kandungan C, H, O dan N yang berguna untuk menyusun protoplasma bakteri. Air kelapa, cocopeat dan bonggol pisang merupakan bahan yang mengandung nutrisi cukup banyak, sehingga memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai media carrier. Banyaknya kandungan nutrisi dalam media carrier akan meningkatkan viabilitas bakteri secara maksimal berdampak pada peningkatan biosintesis metabolit yaitu molekul yang disintesis oleh mikroba yang bersifat sebagai nutrien darurat untuk bertahan hidup atau juga sebagai antibiotik. Peningkatan biosintesis ini akan menambah kandungan hara pada tanah dan juga dapat digunakan sebagai mikroba antagonis yang mampu mengendalikan patogen Fusarium oxysporum penyebab layu pada tanaman.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media carrier alami terhadap viabilitas mikroba biofertilizer komersial, mengetahui jenis media carrier alami yang mendukung viabilitas bakteri asal biofertilizer komersial tertinggi dan mengetahui kemampuan bakteri asal biofertilizer komersial dalam menghambat patogen F. oxysporum pada tanaman cabai (Capsicum annum). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari empat penginokulasian mikroba biofertilizer pada media carrier alami yang berbeda yaitu: media alami Air Kelapa; media alami Bonggol Pisang; media alami Cocopeat dan media alami Campuran dari ketiga bahan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media carrier alami berpengaruh terhadap peningkatan viabilitas mikroba bioertilizer. Viabilitas tertinggi terjadi pada bakteri Peseudomonas spp. yang diinokulasikan pada media bonggol pisang (BP) dengan nilai viabilitas 25,63%. Perlakuan biofertilizer komersial dalam menekan pertumbuhan patogen F. oxysporum pada tanaman cabai (C. Annum) tidak berbeda nyata berdasarkan uji F pada taraf 5%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Biofertilizer is an inoculum of soil microorganisms that serve as modifiers of organic compounds into inorganic compounds. Microorganisms grow well on medium containing many nutrients. Natural media can be used to optimize bacterial growth, because they contain C, H, O and N that are useful for preparing bacterial protoplasm. Coconut water, cocopeat and banana weevil an materials that contain enough nutrients, making them to be used as a carrier medium. The amount of nutrient content in the carrier media will improve the viability of the bacteria to the maximum impact on increasing biosynthesis metabolite synthesized by microbes that act as nutrients for survival reseve as well as antibiotic. The increased biosynthesis of this will supely nutrient content of the soil and it can also be used as a microbial antagonist which is capable of controlling Fusarium oxysporum causing plant wilt.
The purposes of this study are to determine the effect of natural carrier media on the viability of microbes from biofertilizer, and know the natural carrier media type that supports the viability of bacteria from the highest commercial biofertilizer and determine the ability of bacterial origin commercial biofertilizer in inhibiting pathogenic F. oxysporum in pepper. This research is ekspiremental with a completely randomized design (CRD). Treatment includes the manufacture of biofertilizer tested using different natural carrier madium consisting of coconut water, banana weevil, cocopeat and mixture of all three.
The results showed that the natural carrier of medium influence on the increase in microbial viability bioertilizer. The highest viability occurs in bacteria Peseudomonas spp. were inoculated on the medium banana weevil (BP) with a value of 25.63% viability. Commercial biofertilizer treatments in suppressing the growth of pathogenic F. oxysporum in pepper (C. annuum) was not significantly different by the F test at the 5% level.
Kata kunciBiofertilizer, viability, natural carrier media, metabolite biosynthesis and pathogen Fusarium oxysporum.
Pembimbing 1Drs. Lestanto Unggul Widodo, M.S.
Pembimbing 2Drs. Oedjijono, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman30
Tgl. Entri2014-08-22 22:05:32.329828
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.