Artikel Ilmiah : B1J009071 a.n. SITI KURNIATI
| NIM | B1J009071 |
|---|---|
| Namamhs | SITI KURNIATI |
| Judul Artikel | PENGARUH INDUKSI MUTASI IRADIASI SINAR GAMMA TERHADAP FENOTIP TANAMAN KECIPIR POLONG PANJANG [Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC] |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kecipir [Psophocarpus tetragonolobus (L.) DC] merupakan jenis sayuran tanaman tropis yang mampu tumbuh dengan baik di Indonesia. Tanaman kecipir dapat dimanfaatkan seluruh bagiannya untuk dikonsumsi baik oleh manusia maupun hewan. Potensi yang dimiliki tanaman kecipir ini perlu dikembangkan dengan cara peningkatan keragaman tanaman kecipir. Keragaman kecipir dapat diinduksi melalui mutasi menggunakan mutagen baik fisik maupun kimia. Salah satu mutagen fisik adalah iradiasi sinar gamma. Dosis iradiasi yang digunakan untuk menginduksi keragaman sangat menentukan keberhasilan terbentuknya tanaman mutan yang diharapkan terutama yang mampu menghasilkan varietas unggul. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh induksi mutasi iradiasi sinar gamma terhadap fenotip tanaman kecipir polong panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dosis iradiasi yaitu 0 (kontrol), 5Gy, 10Gy, 15Gy, 20Gy, dan 25Gy. Setiap perlakuan diulang sebanyak 8 kali sehingga total ada 48 unit polybag tanaman kecipir polong panjang. Variabel yang diamati adalah karakter kuantitatif seperti jumlah daun, panjang daun, lebar daun dan panjang tangkai daun sedangkan karakter kualitatif yaitu warna daun, warna batang, dan bangun daun. Data dianalisis menggunakan analisis varian pada taraf nyata 5% dan 1% dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dosis iradiasi sinar gamma 15 Gy merupakan dosis yang paling berpengaruh sangat nyata terhadap panjang daun, lebar daun dan panjang tangkai daun. Beberapa karakter mutan yang didapatkan yaitu warna daun dan bangun daun. Kata kunci : induksi mutasi, iradiasi sinar gamma, fenotip, kecipir |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT Winged Bean [Psophocarpus tetragonolobus ( L. ) DC] is a type of tropical vegetable crops that grows well in Indonesia. All parts of winged bean plants can be utilized. Leaves, flowers, and seeds can be consumed either for human or animals. Its potency needs to be improved by increasing the diversity of winged bean plants. The diversity of winged bean can be induced by mutation either using physical or chemical mutagens. One of physical mutagens is gamma ray irradiation. The dosage of irradiation used determines the success of the formed mutant plants especially one with high quality traits. The purpose of this study is to determine the effect of gamma ray irradiation on the phenotype of long pod winged bean plants. This research used completely randomized design (CRD) with 5 treatments of irradiation dosages, namely 0 (kontrol), 5, 10, 15, 20, and 25 Gy. Each treatment was repeated 8 times so that there are 48 units of polybag with plants. Variables observed were quantitative characters included; number of leaves, leaf length, leaf width and petiole length. Qualitative characters consisted of leaf colour, stem colour, and the structure of the leaves. Data were analysed using analysis of variance at significance level of 5% and 1% then followed by Least Significant Difference test (LSD). The results showed that the dosage of gamma ray irradiation of 15 Gy gave the most significant influence of the leaf length, leaf width and leaf limb length. Some mutant characters were observed in leaves’s color and leaf structure. Keywords: mutation induction, gamma ray irradiation, phenotype, winged bean |
| Kata kunci | Keywords: mutation induction, gamma ray irradiation, phenotype, winged bean |
| Pembimbing 1 | Drs. Adi Amurwanto, M.Sc. |
| Pembimbing 2 | Dr. Pudji Widodo, M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2014-08-22 17:02:18.814422 |