Artikel Ilmiah : H1D010014 a.n. GIVA ARIVA NURANI

Kembali Update Delete

NIMH1D010014
NamamhsGIVA ARIVA NURANI
Judul ArtikelKEKUATAN BALOK BETON PRACETAK TULANGAN BAMBU
MENGGUNAKAN BETON MUTU K-225 DENGAN VARIASI PANJANG PENYALURAN SAMBUNGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Permasalahan konstruksi beton bertulang adalah waktu pelaksanaan yang cukup lama serta biaya konstruksi yang terus meningkat. Permasalahan ini membuat timbulnya teknologi beton pracetak yang dinilai lebih efektif dan lebih efisien. Selain penghematan waktu dan biaya keunggulan lain beton pracetak adalah dapat mengurangi jumlah pekerja dan mutu beton yang digunakan terjamin serta seragam. Balok pracetak tulangan bambu diharapkan dapat menjadi solusi berbagai permasalahan yang ada dan diharapkan akan lebih baik dari balok konvensional. Namun balok pracetak masih memiliki kelemahan yaitu sambungan yang merupakan bagian terlemah. Untuk menghasilkan balok pracetak yang kuat, diperlukan rancangan sambungan yang baik.
Pada kajian ini akan dilakukan penelitian balok beton pracetak bertulang tulangan bambu dengan menggunakan variasi panjang penyaluran sambungan. Parameter pengujian yang dilakukan meliputi kekuatan lentur balok, panjang penyaluran sambungan efektif, dan pola keruntuhan balok. Penelitian dilakukan dengan 6 jenis benda uji yaitu balok konvensional tulangan baja, balok konvensional tulangan bambu, balok pracetak tulangan bambu panjang penyaluran sambungan 5 cm, 7 cm, 9 cm, dam 9 cm tanpa baut. (BK ,BB, BP5, BP7, BP9, BP9T).
Hasil pengujian menunjukan kapasitas beban lentur balok konvensional tulangan bambu dan balok pracetak tulangan bambu belum bisa menyamai kapasitas lentur balok tulangan baja serta hasil analisisnya. Panjang penyaluran 7 cm merupakan panjang penyaluran efektif beton pracetak, dengan perbandingan dengan nila teoritis sebesar 1,47. Pemberian sambungan mekanik berupa baut dapat meningkatkan kekuatan balok pracetak tipe sambungan lidah. Pola keruntuhan yang terjadi pada benda uji BK dikategorikan sebagai keruntuhan geser, dan pada benda uji BB terjadi keruntuhan lentur, sementara retak awal dan keruntuhan pada benda uji BP5, BP7, BP9, dan BP9T terjadi pada daerah sambungan.
Abtrak (Bhs. Inggris)The problem in beam construction is long time process and construction price that continuously increase. This problem trigger new technology of beam precast that more effective and efficient. Beside of decrease time and cost, the excellence of precast beam is decrease labor and beam quality is guaranteed and equal. The precast bamboo reinforcement hopefully could become solution of problems and better that conventional beam. But, the weakness of precast beam is connection as weakest part. In order to create strong precast beam require good connection draft.
This research implement to precast beam with bamboo reinforcement with long distribution connection variation. The testing parameter are beam flexural strength, long effective distribution connection, and beam pattern collapse. This research tested to six different beam that are conventional steel reinforcement beam, conventional bamboo reinforcement beam, conventional bamboo reinforcement beam with long distribution connection as 5 cm, 7 cm, 9 cm, and 9 cm without bolts.(BK,BB,BP5,BP7,BP9,BP9T).
The result of test show capacity of bending load capacity of conventional bamboo reinforcement beam and precast beam bamboo reinforcement has not equal with beam flexure capacity of steel reinforcement and it analysis. Long distribution connection 7 cm is an effective long distribution precast beam with ratio 0,285 cm. Provision of mechanic connection use bolts can increase the strength precast beam type tough connection. Collapse pattern that happen to conventional steel reinforcement beam categorize as shear failure, and test to conventional bamboo reinforcement beam is bending collapse, while crack initiation and collapse on BP5,BP7,BP9, and BP9T happen on connection area.
Kata kunciTulangan bambu, balok pracetak, penyaluran efektif sambungan, pola keruntuhan
Pembimbing 1Nanang Gunawan Wariyatno, ST., MT
Pembimbing 2Yanuar Haryanto, ST., M.Eng
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2014-08-22 16:01:53.56109
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.