| NIM | F1A010012 |
| Namamhs | NUGRAENI MIJIL ANGGORO KASIH |
| Judul Artikel | Pemaknaan Kader PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Kelurahan Grendeng Mengenai Pap Smear |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kanker serviks merupakan pembunuh wanita ke dua di dunia. Di Indonesia setiap tahunnya sekitar 15.000 perempuan didiagnosis terinfeksi kanker serviks, 8.000 penderita kanker serviks meninggal dunia. Di negara maju, deteksi dini kanker serviks terbukti dapat menurunkan angka mortalitas dan morbidilitas akibat kanker serviks. Pelaksanaan deteksi dini di negara berkembang masih sangat rendah, faktor demografis dan sosio-kultural menjadi penghambat dalam pelaksanaan kanker serviks. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pemaknaan ibu-ibu Kader PKK Kelurahan Grendeng mengenai pap smear dan mengetahui tindakan preventif yang dilakukan ibu-ibu kader PKK Kelurahan Grendeng. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, sasaran utama dalam penelitian ini adalah ibu-ibu Kader PKK Kelurahan Grendeng. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ibu-ibu Kader PKK Kelurahan Grendeng memiliki pengetahuan yang baik mengenai kanker serviks. Hal ini terbukti dengan kemampuan mereka dalam menjelaskan penyebab, gejala, tindakan pencegahan kanker serviks, dan deteksi dini yang dapat dilakukan. Ibu-ibu Kader PKK Kelurahan Grendeng memaknai pap smear sebagai pemeriksaan yang bermanfaat, pap smear penting bagi perempuan yang telah aktif secara seksual, pap smear merupakan cara mencegah kanker serviks, pap smear merupakan deteksi dini kanker yang berkulitas, dan terakhir pap smear merupakan pemeriksaan dengan biaya mahal. Pengetahuan dan pengalaman yang berbeda menyebabkan ibu-ibu Kader PKK Kelurahan Grendeng melakukan tindakan pencegahan yang beragam, tindakan tersebut antara lain, menjaga kebersihan kewanitaan dengan menjaganya tetap kering dan tidak menggunakan pembalut non-herbal, menjaga pola makan dengan menghindari makanan yang memicu keputihan serta mengkonsumsi makanan yang tinggi anti oksidan, menghindari KB spiral, dan setia kepada pasangan. Ibu-ibu Kader PKK Kelurahan Grendeng dan seluruh wanita di dunia seharusnya aktif dalam mencari informasi mengenai kanker serviks dan pencegahannya, mempersiapkan mental dan finansial untuk melakukan deteksi dini secara rutin sesusai yang dianjurkan oleh tenaga medis. Pemerintah juga seharusnya memaksimalkan pelaksanaan program pencegahan kanker serviks dari segi cakupan wilayah, tenaga medis, dan pelaksanaan deteksi dini secara rutin untuk mengatasi penghambat yang muncul di masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan seperti deteksi dini kanker serviks. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Cervical cancer is the second killer of women in the world. In Indonesia, approximately 15.000 women diagnosed with cervical cancer every years, 8.000 women died of cervical cancer. In developed countries, early detection of cervical cancer is proven to reduce mortality and morbidity due to cervical cancer. The implementation of early detection in developing countries is very low, demographic and socio-cultural factors as a barrier to the implementation of early detection. The purpose of this study is to determine the meaning of pap smear by cadres of PKK chief Grendeng and knowing the preventive measure undertaken by cadres of PKK chief Grendeng. This study used a qualitative descriptive method, main targets of this study are cadres of PKK chief Grendeng. Sampling technique using purposive sampling, data collection technique using interview, observation and documentation. Analysis using interactive models. Results of this study showed that cadres of PKK chief Grendeng have good knowledge about cervical cancer. Its evidenced by their ability to explain the causes, symptoms, preventive action and early detection of cervical cancer. Cadres of PKK chief Grendeng meaning the pap smear as a useful examination, a pap smear is important for women who have been sexually active, pap smear is a way of preventing cervical cancer, pap smear is a qualified early detection, and last a pap smear is expensive examination. Knowledge and experiences different makes cadres of PKK chief Grendeng perform a variety of preventive measure, such actions include, protect our feminine hygiene to keep the humidity of the vagina and don`t use non-herbal pads, keeping the diet by avoiding foods that cause vaginal discharge and consuming foods high in antioxidants, avoiding a spiral of contraceptives, and faithful to husband. Cadres of PKK chief Grendeng and all women in the world should be active in seeking information about cervical cancer and its prevention, prepare mentally and financially for early detection routine as recommended by medical personnel. Government should maximize the implementation of cervical cancer prevention programs in terms of area coverage, medical personnel, and the implementation of early detection routine to overcome the obstacles that arise in community in accessing health services such as early detection of cervical cancer. |
| Kata kunci | Deteksi Dini, Pap Smear, Kanker Serviks, Tindakan Pencegahan |
| Pembimbing 1 | Sotyania W |
| Pembimbing 2 | Muslihudin |
| Pembimbing 3 | Rawuh Edy P |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2014-08-21 16:27:54.823089 |
|---|