Artikel Ilmiah : B1J009086 a.n. RIKA DENY RIANI
| NIM | B1J009086 |
|---|---|
| Namamhs | RIKA DENY RIANI |
| Judul Artikel | KARAKTERISTIK PREDASI TUNGAU PREDATOR Amblysieus sp. TERHADAP STADIUM LARVA Tetranychus urticae DI LADANG SINGKONG (Manihot esculenta) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Karakteristik predasi merupakan tingkah laku tungau predator dalam mencari dan menangani mangsa. Strategi predasi ada dua yaitu mengintai (lying-in-wait) dan menangani mangsa (search-and-destroy), sesuai dengan penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui karakteristik predasi tungau predator Amblyseius sp terhadap Tetranycus urticae pada tanaman singkong skala lapang. Metode yang digunakan adalah eksperimental menggunakan rancangan dasar rancangan acak lengkap (RAL). Sebagai perlakuan adalah variasi kepadatan mangsa tungau hama T.urticae( 2 ekor, 4 ekor, dan 6 ekor ) stadium larva, dengan ulangan masing-masing 8 kali. Parameter adalah waktu ( detik) yang diperlukan satu ekor predator Amblyseius sp untuk mencari atau menunggu dan menangani mangsa tungau hama T.urticae dalam satu unit percobaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam. Bila perlakuan terdapat perbedaan yang nyata atau sangat nyata dari hasil analisis variansi, selanjutnya dilakukan uji Duncan pada tingkat kesalahan 10% dan 20%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu menunggu, mencari dan mempredasi T. urticae berbagai kepadatan menunjukkan bahwa semakin padat jumlah T. urticae maka semakin pendek lama waktu Amblyseius sp. dalam menunggu, mencari dan mempredasi (P<0,1). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Characteristics of predation is predatory mites behavior in searching and handling prey. There are two predation strategy, lurking (lying-in-wait) and handle prey (search-and-destroy), as for the aim of this study is to determine the predation characteristics of the predatory mite Amblyseius sp against T.urticaeon field-scale cassava plants. This study used experimental method with a completely randomized design (CRD). The treatments were the density variation of prey T.urticae(2 , 4 and 6 individuals ) larval stage, with 8 replication each time. The parameter was the time (seconds) required by predator Amblyseius sp to search or wait and handle prey mite pest T.urticaein the experimental units. Data were analyzed with analysis of variance. The real difference or is evident from the results of the analysis of variance, Duncan test is then performed on the error rate of 10% and 20%. The results showed that a the time waiting, searching and predating of T. urticae various densities showed that the more used in dense the number of T. urticae then the shorter the length of time Amblyseius sp. in waiting, searching and predating(P <0.1). |
| Kata kunci | Predatory mites Amblysieus sp, mite pest Tetranychus urticae, predation characteristics, Density |
| Pembimbing 1 | Dr. Bambang Heru Budianto,MSi |
| Pembimbing 2 | Drs. Hery Pratiknyo,MSi |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2014-08-21 11:25:28.676324 |