Artikel Ilmiah : F1G010050 a.n. ATI SEJATI

Kembali Update Delete

NIMF1G010050
NamamhsATI SEJATI
Judul ArtikelPenolakan Terhadap Pernikahan Adat Minangkabau pada Novel Memang Jodoh Karya Marah Rusli
Abstrak (Bhs. Indonesia)Skripsi ini berjudul “Penolakan Terhadap Pernikahan Adat Minangkabau pada Novel Memang Jodoh Karya Marah Rusli”. Masalah dalam penelitian ini adalah penolakan terhadap pernikahan adat Minangkabau pada novel Memang Jodoh karya Marah Rusli. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penolakan terhadap pernikahan adat Minangkabau pada novel Memang Jodoh.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Fokus dalam penelitian ini mengenai penolakan terhadap pernikahan adat Minangkabau pada novel Memang Jodoh karya Marah Rusli. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu membaca, dan mencatat data yang berkaitan dengan adat Minangkabau, kemudian menganalisis data dengan menggunakan pendekatan antropologi sastra.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperoleh gambaran tentang penolakan terhadap pernikahan adat Minangkabau yang diteliti dalam novel Memang Jodoh karya Marah Rusli. Penolakan tersebut sebagai cerminan adat yang sedikit demi sedikit telah tergeser oleh perkembangan zaman.
Kehidupan masyarakat Minangkabau yang sejak dulu sangat dipengaruhi oleh adat istiadat dan budaya, kini telah mengalami perubahan dan perkembangan. Perkembangan zaman telah mengubah pola pikir masyarakat mengenai pernikahan adat Minangkabau, sehingga masyarakatnya memiliki pemikiran yang terbuka dan lebih modern.
Abtrak (Bhs. Inggris)This thesis is entitle “Penolakan Terhadap Pernikahan Adat Minangkabau pada Novel Memang Jodoh Karya Marah Rusli”. The problem of this research is the refusal on Minangkabau marriage custom in Memang Jodoh written by Marah Rusli. The purpose of this thesis is to describe the refusal on Minangkabau marriage custom in Memang Jodoh.
This research uses descriptive analysis method. The focus of the research is about the refusal on Minangkabau marriage custom in Memang Jodoh by Marah Rusli. Data collection technique is conducted by reading and noting data which are relevant with Minangkabau custom. Then, those data are analyzed using anthropology of literature approach.
Based on the research, it is found that there is refusal on Minangkabau marriage costom in Memang Jodoh by Marah Rusli. This refusal is the reflection of the custom which disappears slowly because of the development.
Previously, the society in Minangkabau lives by practicing their customs and cultures; however, now, this kind of life style has changed. The development has changed the society’s way of thinking on Minangkabau marriage custom; therefore, nowdays, the society has more open and modern thought.

Kata kunci Struktur novel, pernikahan adat Minangkabau, antropologi sastra.
Pembimbing 1Dra. Roch Widjatini, M. Si
Pembimbing 2Dra. Sri Nani Hari Yanti, M. Hum
Pembimbing 3Drs. Bambang Lelono, M. Hum
Tahun2014
Jumlah Halaman63
Tgl. Entri2014-08-19 17:08:45.963465
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.