| NIM | H1K009010 |
| Namamhs | I NENGAH DWI DARMA PRAMANA |
| Judul Artikel | Ekhinodermata Potential di Ekosistem Terumbu Karang, Pantai Karapyak |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Sumberdaya Ekhinodermata yang berlimpah di Indonesia merupakan sumberdaya hayati yang belum banyak dimanfaatkan dan diketahui potensinya, sehingga perlu dilakukan penggalian potensi. Penelitian mengenai Ekhinodermata Potensial di Ekosistem Terumbu karang telah dilaksanakan di Pantai Karapyak, Jawa Barat pada bulan Maret 2014, dengan tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jumlah jenis, kelimpahan, distribusi ukuran Ekhinodermata, Ekhinodermata potensial dan juga mengetahui persentase penutupan Terumbu karang. Metode transek kuadrat digunakan untuk meneliti komunitas Ekhinodermata di perairan dan untuk mengetahui persentase penutupan Terumbu karang digunakan metode Line Intercept Transect (LIT). Jumlah jenis yang ditemukan sebanyak 3 jenis, yaitu Diadema setosum, Holothuria atra dan Ophiocoma sclopendrina. Kelimpahan Ekhinodermata tertinggi adalah Ophiocoma sclopendrina (500 ind/100m2), distribusi ukuran Ekhinodermata terbanyak termasuk kategori dewasa, persentase penutupan Terumbu karang kategori pada kondisi rusak/buruk (6,5%) hingga sedang (28,6%). Potensi Ekhinodermata yang ditemukan adalah sebagai bahan pangan, hiasan dan ramuan racun ikan.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Echinoderms are one of the most abundant marine resources in Indonesia. Unfortunately their potential has not investigated yet, it is necessary to potential. Study on Potential of Echinoderms in the Coral reef Ecosystem carried out in Karapyak Beach, West Java in March 2014. The purpose of this study was to determine the number of species, abundance, size distribution, potential of Echinoderms and also determine the coverage percentage of Coral reef. Quadrat transect method was used to examine the Echinoderms community in water sand, Line Intercept Transect (LIT) method was used to determine the coverage percentage of Coral reef . three species were found, namely Diadema setosum, Holothuria atra and Ophiocoma sclopendrina. The highest abundance of Echinoderms was Ophiocoma sclopendrina (500ind/100m2), based on Echinoderms size distribution, most of Echinoderms most was classified as adult category, the coverage percentage pf Coral reef were categorized damaged/bad (6,5%) to moderate (28,6%). Potential of Echinoderms as food, ornament sand fish poison formula can be developed.
|
| Kata kunci | Ekhinodermata; Ekosistem Terumbu karang; Karapyak. |
| Pembimbing 1 | Dr. Bintang Marhaeni, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Maria Dyah Nur Meinita, S.Pi., M.Sc |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2014-08-19 11:47:34.733393 |
|---|